Berita Manggarai Timur Terbaru
Tedy Janu, Pemuda Asal Mesi Manggarai Timur Ini Berhasil Merakit Pompa Hidran, Bupati Agas Kaget!
Tedy Janu, ST, seorang pemuda asal Kampung Mesi, Desa Rana Mbata, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur berhasil merakit pompa hidran.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM | BORONG---Salut! Tedy Janu, ST, seorang pemuda asal Kampung Mesi, Desa Rana Mbata, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur berhasil merakit pompa hidran. Pompa hidran yang dirakit Tedy ini juga berhasil melayani air minum bersih (AMB) kepada 70 kepala keluarga (KK) dari 3 RT yang di Kampung Mesi.
Mata air Wae Sior dan Wae Sele merupakan sumber utama air bersih yang dialirkan ke rumah warga Mesi melalui sistem pompa air hidram rakitan Tedy yang mengantongi sarjana teknik ini.
Hasil rakitan pompa hidram dari Tedy ini diresmikan langsung oleh orang nomor 1 Kabupaten Manggarai Timur, Agas Andreas, S.H.,M.Hum, Sabtu (20/3/2021).
Turut hadir pada acara ini Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Matim, Heremias Dupa, anggota DPRD Dapil Kota Komba Tarzan Talus, Kasat Pol PP Matim, Yohanes Syukur, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Desa Rana Mbata.
Berdasarkan hasil uji coba dengan system ini, kebutuhan setiap rumah tangga dapat dipenuhi sebanyak 60 liter/kepala keluarga dengan kapasitas bak penampung mencapai 8.000 liter melalui sistem buka tutup 2 kali sehari dan menggunakan kran tongkang.
"Awalnya nada pesismis begitu kencang terdengar, tetapi buat kami hal itu biasa dan hal itu justru menjadi motivasi. Kami hanya fokus untuk menyelesaikan pekerjaan ini dan memenuhi kebutuhan air bersih warga,"ungkap Tedy.
"Kondisi air yang ada saat ini sangat cukup untuk kebutuhan warga. Kami juga berterima kasih kepada Kades Rana Mbata yang telah membantu melancarkan mimpi dan kerja kami dengan bantuan dana,"tambah Tedy.
Dijelaskan Tedy, dana yang dibutuhkan untuk merakit peralatan pompa hidran ini tidak membutuhkan biaya yang begitu besar. Namun diperkirakan hanya mencapai lebih dari Rp 130 juta.
Dengan jumlah dana tersebut, kata Tedy, pemanfaatan sudah jangka panjang dan ketersediaan air minum untuk masyarakat juga melimpah.
"Saya berkomitmen untuk menjaga kebutuhan air bagi warga 3 RT dan kedepannya akan diusahkan agar setiap rumah bisa dialiri air bersih tanpa menggunakan kran tongkang lagi dan bebas iuran air melalui usaha kecil-kecilan Karang Taruna yang sedang kami buat seperti usaha las dan terop,"imbuh Tedy.
Bukan hanya berhasil merakit sistem pompa hidram, Tedy juga merupakan seorang anak muda kampung Mesi yang inisiator pembentukan Karang Taruna Desa Rana Mbata.
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, dalam meresmikan air bersih itu, memberikan apresiasi untuk karya, inovasi dan kreatifitas para pemuda Kampung Mesi khusus Tedy.
"Jujur saya kagum dengan tekad Tedy untuk berkarya bagi kampung halaman. Tidak banyak anak-anak muda kita yang memutuskan pulang dari kota dan berkarya di kampung sendiri,"ungkap Bupati Agas dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, Senin (22/3/2021).
Bupati Agas juga memberikan motivasi untuk tetap semangat dalam berkarya untuk banyak orang, meskipun ada halangan dan rintangan yang datang. "Harus tetap semangat, pro dan kontra itu biasa, justru yang kontra karena itu akan memotivasi kita untuk sukses,"imbuh Bupati Agas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-matim-resmikan-air-hidran.jpg)