Jumat, 5 Juni 2026

Sosok Ini Berani Sebut Pernyataan Jokowi Soal 3 Periode Seperti Cuaca: Pagi Bicara Sore Ubah, Siapa?

Sosok Ini Berani Sebut Pernyataan Jokowi Soal 3 Periode Seperti Cuaca: Pagi Bicara Sore Berubah, Siapa?

Tayang:
Editor: maria anitoda
Warta Kota.com
Sosok Ini Berani Sebut Pernyataan Jokowi Soal 3 Periode Seperti Cuaca: Pagi Bicara Sore Berubah, Siapa? 

Menurut Arief, peraturan presiden dua periode tidak cocok dengan landscape politik di Indonesia.

Hal itu baginya akan mempengaruhi perekonomian di Indonesia.

"Saya itu mengatakan bahwa dua periode itu kurang, itu ada dasarnya. Pertama dulu itu saya berpikir dari sisi ekonominya. Artinya, saya gak tau deh dulu anggota-anggota MPR yang buat dua periode itu mikir gak sih kalau dua periode diterapkan di Indonesia dengan keadaan landscape politik yang berbeda dengan Amerika, budaya politik yang berbeda, punya dampak terhadap perekonomian di Indonesia," kata Arief dilasir dari chanel YouTube Mata Najwa, Kamis (18/3/2021).

Arief menambahkan bahwa peraturan presiden 3 periode adalah hasil tiruan dengan sistem di Amerika yang tidak sesuai dengan Indonesia.

"Bahwa dua periode yang kita copy paste itu kan lebih mendekat ke konstitusinya Amerika. Artinya Amerika cuma dua partai, dan Indonesia itu partainya berkarung-karung."

"Artinya kan tidak ada stabilitas di dalam kepemimpinan nasional. Artinya waktu 10 tahun itu sangat kurang. Makanya kenapa selama reformasi itu yang terjadi bukan industrialisasi tapi deidustrialisasi," katanya.

Baca juga: Bank Indonesia NTT-Pos Kupang Ngobrol Asyik: Nyoman Pacu Omzet UMKM

Baca juga: Bintang PSMS Medan Rachmad Hidayat Menepi di Pinggir Lapangan, Apakah Cedera? Ternyata Peregangan 

Baca juga: Sarwendah: Stop Momongan

Baca juga: Promo J.CO Kamis 18 Maret 2021 Weekly Promotion 12 Donat+ 1 Liter Kopi Rp 139 Ribu, Cookies Murah

Dampak peraturan presiden dua periode menurut Arief membuat investor takut melakukan investasi jangka panjang.

BACA JUGA BERITA LAINNYA:

Wacana jabatan presiden 3 periode kini bergulir kencang.

Wacana itu bermula dari tudingan mantan Ketua MPR, Amin Rais.

Menanggapi wacana tersebut, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menegaskan, Jokowi menolak jabatan presiden 3 periode. 

Donny bahkan memberikan peringatan keras pada Amin Rais agar hati-hati.

Donny Gharal Adian mengatakan, politisi senior Amien Rais hanya berspekulasi soal kecurigaan adanya upaya untuk merubah aturan agar Joko Widodo (Jokowi) dapat menjabat tiga periode. 

"Pertama itu spekulasi dan tidak tahu apa motifnya mengatakan spekulasi macam itu," kata Donny Kepada wartawan, Senin, (15/3/2021). 

Donny mengatakan bahwa Presiden Jokowi sudah tegas menolak usulan tiga periode.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved