Jumat, 24 April 2026

Presiden Jokowi Resmikan Bandar Udara Toraja dan Pantar Alor

Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan wakil Menteri Kesehatan tiba di Bandara Toraja pukul 11.25 Wita.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wagub NTT Josef Adrianus Nae Soi bersama pejabat mengikuti upacara peresmian bandara Pantar Kabupaten Alor dan Bandar Udara Toraja  secara dari ruang rapat Gubernur, Kamis (18/3). 

Presiden Jokowi Resmikan Bandar Udara Toraja dan Pantar Alor

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Presiden RI Jokowi meresmikan Bandar Udara Pantar di Kabupaten Alor Provinsi NTT dan Bandara Toraja di Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Peresmian dilaksanakan dari Bandar Udara Toraja, Tana Toraja Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis (18/3) pagi.

Peresmian dua bandara itu berlangsung singkat. 

Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan wakil Menteri Kesehatan tiba di Bandara Toraja pukul 11.25 Wita. Setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberi laporan, Presiden Jokowi menyampaikan pidato singkat. Selanjutnya, peresmian ditandai dengan pemukulan gendang dan penandatanganan prasasti oleh presiden Jokowi. 

Peresmian diikuti Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wagub Josef Adrianus Nae Soi secara virtual dari Ruang Rapat Gubernur NTT. Hadir pula mendampingi, Asisten Ekonomi Setda NTT Pit Rebo, Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka, Kadis PUPR NTT Maksi Nenabu serta Karo Humas NTT Ardu Jelamu Marius.

Sementara Bupati Alor Amon Djobo dan jajaran Forkopimda Kabupaten Alor mengikuti peresmian secara virtual dari Alor. 

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyebut pembangunan dua bandar udara ini dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas baik orang dan barang. 

Untuk Bandara Toraja, jelas Presiden Jokowi, pembangunanya bahkan terbilang unik karena memotong tiga bukit di wilayah itu. Bandara dengan panjang 2.000 meter itu diharapkan dapat langsung membuka koneksi dengan Makassar, Bali, Surabaya, Jakarta bahkan Bandung untuk mendukung pariwisata daerah. 

"Saya dapat laporan masyarakat kalau lewat darat ke Makassar butuh waktu 9 jam. Dengan pesawat ATR maka hanya 50 menit, artinya mobilitas orang dan barang akan ada kecepatan," ujar Presiden Jokowi.

Sementara itu, Jokowi menyebut kehadiran Bandara Pantar di Kabupaten Alor yang dibangun 2014 menjadi sangat penting untuk mendukung akses wilayah terutama saat cuaca dan Transportasi laut kurang bersahabat. 

"Semoga bandara ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja dan memicu pertumbuhan ekonomi baru," pesan Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melaporkan bahwa Bandar Udara Toraja mempermudah aksesibilitas sementara Bandar Utara Pantar dapat meningkatkan konektivitas wilayah. Budi Karya menyebut bandar udara Pantar Alor merupakan bandara yang berada di wilayah terluar NTT yang merupakan bagian wilayah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan).

Usai acara peresmian Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melalui Karo Humas Setda NTT Ardu Jelamu Marius menyampaikan Pemerintah dan masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada presiden RI Joko Widodo yang telah meresmikan Bandar Udara Pantar di Kabupaten Alor, NTT. Ardu Jelamu menjelaskan, Bandara Pantar merupakan bandara ke-15 yang ada di Provinsi NTT.

"Dengan dibukanya Bandara Pantar maka akan mempermudah konektivitas antara wilayah baik dari Jakarta, Denpasar, Surabaya dengan Kupang dan dengan Pantar kabupaten Alor," kata dia. 

Karenanya, Pemerintah Provinsi mengajak para wisatawan untuk datang dan menikmati seluruh destinasi wisata yang ada di NTT. 

Baca juga: Jalan 1 Km, Warga Desa Persiapan Warloka Pesisir Kabupaten Mabar Kesulitan Air Bersih

Penerbangan pertama ke Bandara Pantar akan dilaksanakan pada Sabtu (20/3) mendatang oleh Wakil Gubernur NTT Josef Adrianus Nae Soi bersama pejabat Pemprov NTT. (Laporan Reportes POS-KUPANG.COM/Ryan Nong

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved