Breaking News:

Sidang Putusan Mantan Walikota Kupang Jonas Salean Ditunda, Ini yang Terjadi

onas Salean yang duduk dikursi bagian belakang memakai kemija putih dengan celana jeans hitam sambil memegang sebuah buku

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Terdakwa Jonas Salean saat keluar dari ruangan persidangan di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (15/3).   

Sidang Putusan Mantan Walikota Kupang Jonas Salean Ditunda, Ini yang Terjadi

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang kembali menggelar sidang dengan agenda pembacaan putusan perkara aset tanah Kota Kupang dengan terdakwa Jonas Salean atau mantan Walikota Kupang.

Disaksikan POS-KUPANG.COM, Senin (15/3), Sidang yang berlangsung sekira pukul 11.00 Wita di Pengadilan Tipikor Kupang.

Tampak hadir di ruang persidangan terdakwa Jonas Salean yang duduk dikursi bagian belakang memakai kemija putih dengan celana jeans hitam sambil memegang sebuah buku menunggu hasil persidangan.

Sidang dipimpin Majelis Hakim Ari Prabowo, didampingi hakim anggota Ibnu Kholid dan Nggilu Liwar Awang. Sementara Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi NTT, Hendrik Tiip, Herry C. Franklin dan Emerensiana Jehamat, serta hadir tim kuasa hukum Yanto Ekon CS.

Hakim Ketua Ari Prabowo di dampingi hakim anggota Ibnu Kholid dan Nggilu Liwar Awang saat masuk ke dalam ruang persidangan, tampak suasana menjadi hening.

Awalnya terdakwa Jonas Salean saat berada di kursi bagian belakang, langsung dipanggil oleh Majelis Hakim untuk mengambil bagian di kursi depan atau kursi panas terdakwa untuk memulai jalannya persidangan.

Hakim Ketua Ari Prabowo yang hadir di ruang persidangan langsung menyampaikan bahwa sidang pembacaan terkait perkara pengalihan aset tanah kota kupang atas terdakwa Jonas Salean ditunda hari ini, dan akan dilanjutkan dua hari kedepan atau tepatnya di hari Rabu (17/3) tepat pukul 9.30 Wita.

Hakim Ketua Ari Prabowo pun menegaskan kepada terdakwa agar apabila ada oknum tertentu yang mengatasnamakan majelis hakim untuk bertemu terdakwa dan meminta apapun jangan dipercaya. 

"Jadi, semua proses persidangannya sudah berjalan sesuai dengan jalurnya, sehingga jangan diganggu oleh hal-hal tersebut," kata Ari

Baca juga: Kinerja Kejari Sabu Raijua Akan Dievaluasi Kajati NTT

Baca juga: Sidang Vonis Jonas Salean Ditunda, Kuasa Hukum Yakin Kliennya Bebas

Baca juga: UKI dan Pemprov Bicara NTT Menuju Zero Stunting 

Setelah penyampaian hakim ketua tersebut, dia langsung menyampaikan kepada terdakwa agar selalu jaga kesehatan hingga menunggu persidangan pada Rabu 17/3/2021.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved