Breaking News:

Kisah Inspiratif

Kisah Rafael Ama Raya Lamabelawa, Penjual Bensin Eceran Kini Sukses Jadi Pengacara Muda

Kisah Rafael Ama Raya Lamabelawa, penjual bensin eceran kini sukses jadi Pengacara Muda

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Adiana Ahmad
Kisah Rafael Ama Raya Lamabelawa, Penjual Bensin Eceran Kini Sukses Jadi Pengacara Muda
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Rafael Ama Raya Lamabelawa, S.H.,M.H

Kisah Rafael Ama Raya Lamabelawa, Penjual Bensin Eceran Kini Sukses Jadi Pengacara Muda

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Rejeki, jodoh dan maut itu takdir Tuhan. Karena itu, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dengan kehidupan seorang anak manusia ke depan.

Seperti yang dialami seorang pemuda asal Lembata bernama Rafael Ama Raya Lamabelawa. 

Memualai kariernya sebagai penjual bensin eceran di pinggir jalan, siapa sangka ia kini sukses menjadi seorang pengacara muda.

Pemuda yang biasa disapa Amran ini menghabiskan masa kecilnya hingga remaja di emperan jalan sebagai penjual bensin eceran

Nasibnya berubah setelah ia menempuh pendidikan ilmu hukum di Kota Yogyakarta. Kini Amran diberikan tugas oleh negara sebagai seorang pengacara atau advokat melalui sidang terbuka yang dilakukan di Pengadilan Tinggi Yogyakarta, Selasa, 9 Maret 2021 kemarin.

Baca juga: Mengenal Ferawati Peserta Liga Dangdut Asal Ende Langsung Jadi Duta LIDA NTT

"Amran di usia SMP-nya di kota Lewoleba, sering berjualan bensin di pinggiran jalan bersama rekan sebayanya, setelah menamatkan pendidikan SMP di almamaternya SMP PGRI Swastika Lewoleba, nasib membawanya ke Kota Yogyakarta," ungkap Juprians Lamabelawa, kakak kandung dari Amran, Rabu (10/3/2021).

Di kota pendidikan Yogyakarta, Pengacara muda kelahiran Lembata ini kemudian sempat menyelesaikan jenjang SMA di SMA Santo Thomas Yogyakarta. Amran lalu menempuh pendidikan Ilmu Hukum Strata 1 (S1) dan pendidikan Strata 2 (S2) ilmu hukum pada Fakultas Hukum Universitas Janabadra Yogyakarta.

Sambil menyelesaikan pendidikan Ilmu hukum, Amran aktif di berbagai organisasi mahasiswa dan aktif magang sebagai volunteers di YLBH SIKAP Yogyakarta.

Setalah lulus studi strata (S2), Amran lalu kembali ke kampung halaman di Lembata pada tahun 2019 dan bergabung dengan LBH SIKAP Lembata untuk melanjutkan tahapan magangnya.

Baca juga: Susi Pudjiastuti Jadi Trending Topic Pasca Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Simak Kisah Inspiratifnya

"Tepat di hari selasa tanggal 9 Maret 2021, pengacara muda mantan penjual bensin eceran pinggir jalan ini, diangkat sumpah sebagai Advokat oleh Pengadilan Tinggi Yogyakarya dalam sidang terbuka Pengadilan Tinggi Yogyakarta, Selasa 09 Maret 2021 kemarin," ungkap Juprians yang juga adalah Direktur LBH SIKAP Lembata.

Menurut Juprians, profesi pengacara adalah sebuah profesi mulia yang juga disebut sebagai Oficium nobile. Selain membutuhkan kemampuan ilmu hukum yang mumpuni dari seorang sarjana hukum, seorang pengacara juga harus piawai dan punya nyali dalam mengemban tugas yang diberikan negara melalui UU No. 18 tentang Advokat.

Amran menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses yang telah dia raih tersebut.

Baca juga: Kisah Inspiratif! Sosok Li Ziqi Youtuber China, Tinggal di Kolong Jembatan Kini Berpenghasilan 72 M

"Terima kasih buat semua pihak yang dengan caranya masing-masing telah membantu saya hingga sampai di tahap ini, Saya menyadari tugas dan tanggungjawab ini tidak mudah, apa lagi di tengah ketidakpercayaan kebanyakan masyarakat terhadap atas proses penegakan hukum akhir-akhir ini, semoga semuanya akan berjalan dengan baik," pungkas Amran.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved