Breaking News
Minggu, 26 April 2026

Berita NTT Terkini

Mengenal Ferawati Peserta Liga Dangdut Asal Ende Langsung Jadi Duta LIDA NTT

saat mewawancarai Ferawati Oman, salah satu peserta Liga Dangdut ( LIDA) asal Ende, Nusa Tenggara Timur ( NTT)

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
FERAWATI OMAN UNTUK POS-KUPANG.COM
FERAWATI OMAN saat saat mengenakan selendang duta Liga Dangdut 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Ramah, santun bertutur dan rendah hati itulah kesan POS-KUPANG.COM saat mewawancarai Ferawati Oman, salah satu peserta Liga Dangdut ( LIDA) asal Ende, Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Ferawati anak pertama dari dua bersaudara, dari pasangan Oman Awaludin dan Nurshada. Keluarga kecil ini tinggal RT 25 RW 13 kelurahan Mautapaga Kecamatan Ende Timur.

Bakat menyanyi gadis kelahiran 14 Agustus 1999 ini, sudah kelihatan sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), SDN Ende 7. Berawal dari menyanyi di acara ulang tahun temannya, Ferawati mulai dikenal dilingkungannya.

Baca juga: 15 THL di Manggarai Timur Tidak Diperpanjang Lagi Kontraknya Dapat Ilmu Tentang Bengkel Las

"Dulu waktu SD saya suka nyanyi lagu-lagu batak. Ayah bimbing saya. Ayah selalu ajak saya kalau ada acara, ayah itu salah satu musisi di Ende," kata gadis berzodiak Leo ini.

Sejak SD hingga menginjak SMA Fera belum pernah mengikuti, ajang - ajang akbar. Barulah di akhir 2020, Ferawati memutuskan untuk ikut Liga Dangdut Indonesia. "Saya tau ajang Liga Dangdut ini dari internet," kata Ferawati.

Baca juga: PHDI Kota Kupang Minta Umat Hindu Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Namun, Ferawati merahasiakan niatnya itu kepada orangtua dan adiknya. "Saya coba daftar, lalu bikin video kirim ke instagram. Kan seleksi pertamanya melalui instagram. Saya nyanyi lagu wajib dari panitia judulnya Ditikam Asmara dan Ku Lepas dengan Iklas," ungkapnya.

Sambil tetap menjalani aktivitasnya sebagai mahasiswi semester IV Universitas Terbuka (UT) Ferawati mengaku gundar menunggu info dari panitia Liga Dangdut.

Januari 2021, Ferawati dapat kabar gembira, ia dinyatakan lolos dan ikut audisi selanjutnya secara online. Kendati diliputi bahagia, Ferawati belum buka suara kepada keluarga bahwa ia ikut Liga Dangdut.

Sampai akhirnya, ia ditelfon oleh panitia untuk ikut audisi di Jakarta, Ferawati lalu sampaikan ke orangtua. "Mama dan Ayah, senang, mereka bilang ikut saja, siapa tau rezeki. Ini pertama kali saya ikut audisi dan baru pertama kali juga ke Jakarta," kata Ferawati.

Ferawati mengaku, ingin ditemani ayah dan ibu ke Jakarta, namun itu tidak bisa terwujud lantaran ibunya tengah derita kanker payudara stadium tiga. "Sementara ayah harus jaga ibu. Saya berangkat sendirian ke Jakarta," ungkapnya.

Ferawati menuturkan, motivasinya ikut Liga Dangdut, selain ingin kembangkan bakat dan menjadi penyanyi profesional, ia juga ingin membantu biaya pengobatan ibunya. "Orangtua dukung, saya mau bantu ibu biar cepat sembuh," kata Fera.

Saat berdiri di hadapan juri, Ferawati mengaku gugup, namun rasa gugupnya perlahan hilang, ketika para juri mulai mengajaknya cerita.

Ferawati tak menyangka, mendapat selempang dari juri, yang mana ia langsung dinobatkan menjadi Duta Liga Dangdut dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam audisi itu, yang ditayang Indosiar, 9 Maret 2021, Ferawati menyanyikan lagu berjudul 'Acuh Tak Acuh' dan 'Kulepas dengan Iklas'.

"Biasanya kan dapat tiket, golden tiket, artinya ada harapan jadi duta, tapi saya langsung dapat selempang, lolos audisi dan jadi Duta Liga Dangdut dari Provinsi NTT. Kan masing-masing Provinsi ada dutannya," ungkapnya.

Ferawati megatakan, saat ini ia terus berlatih menyanyi dan penampilan di panggung sambil menunggu informasi dari panitia untuk kelanjutan babak top 70.

"Kalau sudah top 70 ini sudah pakai vote," ungkapnya. Ferawati berharap dukungan dari masyarakat NTT dan khususnya Ende, di babak berikutnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved