Moeldoko & AHY Sama-Sama Datangi Kantor Kemenkumham Hari Ini Bedanya Moeldoko Bawa Berkas Kalau AHY?
Bila tak ada rintangan maka hari ini, Senin (8/3/2020), dua kubu di Partai Demokrat akan sama-sama datangi Kantor Kemenkum HAM di Jakarta
Moeldoko & AHY Sama-Sama Datangi Kantor Kemenkumham Hari Ini Bedanya Moeldoko Bawa Berkas Kalau AHY?
POS-KUPANG.COM, JAKARTA-- Bila tak ada rintangan maka hari ini, Senin (8/3/2020), dua kubu di Partai Demokrat akan sama-sama datangi Kantor Kemenkum HAM (Kementerian Hukum dan HAM) di Jakarta.
Kubu Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) itu akan bertemu Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.
Sesuai agenda, Kubu Moeldoko akan menyerahkan daftar kepengurusan baru Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM).
Hal ini ditegaskan Ketua Dewan Pembina Demokrat versi KLB Sibolangit, Marzuki Alie
Marzuki Alie mengklaim kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB adalah yang sah.
Menurutnya, KLB di Sibolangit Deli Serdang itu dilakukan sudah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Dari status kepesertaan, KLB sudah sesuai dihadiri pengurus.
"KLB dilakukan karena kader menginginkan pembenahan Demokrat untuk menjadi partai terbuka bagi siapapun," ujar Marzuki

AHY Akan Bawa 34 Pimpinan DPD ke Kantor Kemenkumham
Pada kesempatan terpisah, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berencana menggeruduk Kantor Kementerian Hukum dan HAM pada Senin hari ini.
AHY akan didampingi 34 perwakilan Partai Demokrat seluruh Indonesia.
Dalam kunjungannya ini, AHY akan memberikan seluruh bukti Kongres Luar Biasa (KLB) yang Jumat (5/3/2021) kemarin digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara adalah tidak sah.
Lebih lanjut, dalam kesempatan itu Partai Demokrat ingin menunjukkan kepada Kemenkumham bahwa KLB yang terjadi adalah abal-abal dan di luar dari konstitusi Partai Demokrat.
"Ya, kami besok akan menyampaikan bagaimana sikap Partai Demokrat menghadapi KLB abal-abal ini dengan segala bukti yang kami miliki dari sisi legalitas, sesuai AD/ART," kata anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu (7/3/2021).