Breaking News:

Berita NTT Terkini

Jalan Rusak Parah, Warga Wangkal, Manggarai Gotong Ibu Hamil Menuju Puskesmas Kajong

Jalan rusak parah, warga Wangkal, Manggarai gotong ibu hamil menuju Puskesmas Kajong

POS-KUPANG.COM/Dok Roni Urung
Warga kampung Wangkal, Desa Kajong sedang menggotong ibu hamil 

Jalan rusak parah, warga Wangkal, Manggarai gotong ibu hamil menuju Puskesmas Kajong

POS-KUPANG.COM | RUTENG---Foto seorang ibu hamil di gotong sejumlah pria menggunakan tandu yang terbuat dari batang bambu sambil berjalan diatas jalan tanah dan bebatuan menjadi viral di media sosial terutama di facebook. Foto itu diketahui berlokasi di Dusun Wangkal, Desa Kajong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai.

Roni Urung, salah satu warga Kampung Wangkal, ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, melalui telepon dari Ruteng, Jumat (5/2/2021), mengatakan, warga menggotong pasien ibu hamil itu, Kamis (4/3/2021) kemarin. Warga menggotong pasien ibu hamil itu didampingi oleh seorang bidan dan perawat. Warga menggotong pasien ibu hamil itu untuk diantar ke Puskesmas Kajong guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dinas Pendidikan Ngada Masukan Bahasa Daerah Dalam Mata Pelajaran Muatan Lokal

Dikatakan Roni, warga terpaksa menggotong pasien ibu hamil itu, sebab kondisi jalan rusak parah. Karena kondisi badan jalan yang rusak parah, kendaraan roda empat yakni mobil ambulance tidak bisa melintas.

"jadi warga pakai gotong ibu hamil itu untuk dibawa sampai ke ujung aspal di Dusun Kajong, lalu selanjutnya dimuat dalam mobil ambulance untuk dibawa ke Puskesmas Wae Kajong untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Kondisi kerusakan jalan itu mencapai lebih dari 2 kilometer sehingga pakai jalan kaki,"jelas Roni.

Andi Arief Bongkar Rencana KLB Demokrat di Deli Sergang Tanpa Restu SBY Moeldoko Akan Hadir, SERIUS?

Roni juga mengatakan, jalan itu memang belum pernah diaspal, hanya beralaskan tanah dan bebatuan. Kemudian akibat curah hujan belakangan ini cukup tinggi mengakibatkan jalan itu semakin rusak parah dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan seperti mobil.

Selain itu, kata Roni, juga sebuah deker yang menghubungkan ruas jalan Wangkal-Ropet-Kajong itu rusak parah. Deker itu terbuat dari gorong-gorong besi lalu ditimbun secara manual oleh warga dengan menggunakan bebatuan, sehingga kendaraan mobil sangat sulit saat melintas di deker itu.

Dikatakan Roni, masyarakat sangat mengharapkan agar jalan itu segera diaspal, begitu juga deker yang rusak itu segera dibangun permanen sehingga aktifitas transportasi apalagi kendaraan pengakut pasien bisa melintas, sehingga kejadian seperti itu tidak terulang lagi.

"harapan kami mayarakat Wangkal semoga pemerimtah dapat membantu agar hal seperti tidak lagi kami alami.amin,"ungkap Roni.

Terpisah, Camat Reok Barat, Quintus Nang, ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, membenarkan bahwa ruas jalan di Wangkal, Desa Kajong itu rusak parah. Namun Camat Quintus tidak tahu terkait viralnya warga gotong Pasien ibu hamil di Dusun Kajong itu.

"Kampung Wangkal salah satu dusun dri Desa Kajong di Kecamatan Reok Barat. Jalanya betul rusak parah. Saya tidak tau berita viral ibu hamil,"ungkap Camat Quintus.

Camat Quintus, juga mengatakan, terkait kerusakan jalan di Dusun Wangkal itu, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sudah diusulkan masyarakat untuk bisa diperhatikan dengan diperbaiki. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved