TRIBUN WIKI -- Pakai Tenun Sumba, Naik Kuda dan Nikmati Padang Savana di Bukit Wairinding
TRIBUN WIKI -- Pakai Tenun Sumba, Naik kuda dan nikmati padang savana di Bukit Wairinding
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
TRIBUN WIKI -- Pakai Tenun Sumba, Naik kuda dan nikmati padang savana di Bukit Wairinding
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Setiap orang yang datang ke Sumba Timur, Provinsi NTT, baik dalam tugas atau hanya berkunjung, sudah tentu akan mencari tempat wisata dan kuliner. Salah satu tempat wisata yang cukup eksotik yakni di Bukit Wairinding.
Bukit Wairinding ini merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sumba Timur, tepatnya di Desa Pambotanjara.
Setiap pengunjung yang tiba di lokasi ini pasti kagum dengan keindahan alam, terutama padang savana yang menghiasi perbukitan.
• Amanda Manopo Sampai Panik Hingga Drop Usai Terima Ancaman Pembunuhan,Kondisi Pacar Billy Syaputra ?
Pantauan POS-KUPANG.COM, Rabu (24/2/2021) beberapa pengunjung gembira dan kagum akan keindahan alam di Bukit Wairinding.
Mereka bisa menikmati panorama alam, meski saat ini di Sumba Timur dan NTT umumnya dalam musim penghujan. Nampak mereka senang karena tidak sia-sia menikmati hal baru, terutama bagi pengunjung yang baru pertama kali ke lokasi ini.
• Masa Lalu Syahrini yang Kelam Terungkap, Sekarang Saja Baru Rasakan Kemewahan saat Jadi Istri Reino
Bukit yang sangat elok ini juga selalu membuat mata para pengunjung seperti enggan berkedip.
Selain keindahan padang savana yang sangat luas dari pandangan mata, pengunjung juga bisa menyewakan sarung tenun ikat khas Sumba untuk digunakan saat berpose atau swafoto.
Bukan saja tenun ikat, pengunjung juga bisa menyewakan kuda tunggangan untuk naik berpose di atasnya.
Kain tenun ikat dan kuda ini sudah disediakan oleh warga sekitar, sehingga bagi siapa saja yang hendak memakai bisa disewakan. Harga sewa tenun ikat tidak begitu mahal atau terjangkau,begitu juga untuk menyewa kuda.
Nampak, ketika ada pengunjung yang tiba di lokasi ini, biasanya sudah ada warga terutama anak-anak yang menyambut. Anak-anak usia sekolah inilah yang boleh dibilang menjadi pemandu bagi pengunjung yang baru pertama masuk ke obyek wisata ini.
Ada satu rumah warga di tepi jalan masuk ke Bukit Wairinding.
Sementara beberapa orang dewasa juga keluar dari rumah, seolah-olah ingin menawarkan kain tenun ikat untuk disewa. Saat tiba, pengunjung harus berjalan kaki agak mendaki kurang lebih 100 meter ke arah Bukit Wairinding.
Jika di musim hujan, perlu berhati-hati karena kondisi jalan agak licin. Akses jalan yang mendaki ini pun masih alami dan tidak ada jalan atau tangga yang permanen.
Untuk menikmati suasana di obyek wisata ini belum dipungut tiket masuk, kecuali warga setempat menyediakan tenun ikat dan kuda untuk disewakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tribun-wiki-pakai-tenun-sumba-naik-kuda-dan-nikmati-padang-savana-di-bukit-wairinding.jpg)