Oknum ini Sebut Dirinya Dokter Kecantikan Saat Digerebek Malah Mengaku Perawat, Lho Mana yang Benar?

Oknum pemilik klinik tersebut mengaku sebagai dokter kecantikan untuk menarik minat konsumen guna menjalani perawatan kecantikan pada klinik tersebut.

Editor: Frans Krowin
Warta Kota.com
Polda Metro Jaya memberikan keterangan pers tentang klinik kecantikan ilegal yang beroperasi di Jakarta Timur. (Warta Kota/Budi Malau) 

Oknum ini Sebut Dirinya Dokter Kecantikan Saat Digerebek Malah Mengaku Perawat, Lho Mana yang Benar?

POS-KUPANG.COM, SEMANGGI -- Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktik klinik kecantikan ilegal yang beroperasi di Lantai 2 Ruko Zam-Zam, di Jalan Baru TB Simatupang, Nomor 8, RT 13, RW 5, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (14/2/2021).

Modus praktik klinik kecantikan ilegal tersebut digerebek Subdit III Sumdaling Ditreskrimsus pada Minggu (21/2/2021) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat penggerebekan tersebut, aparat kepolisian mengamankan seorang perempuan yakni SW alias Y, selaku pemilik klinik.

Oknum pemilik klinik tersebut mengaku sebagai dokter kecantikan untuk menarik minat konsumen guna menjalani perawatan kecantikan pada klinik tersebut.

Sayangnya, tindakan oknum perawat itu merugikan konsumen. Apalagi yang bersangkutan juga mencatut nama dokter hanya untuk menarik pelanggan.

Sementara di pihak lain, lokasi klinik tersebut tidak mengantongi izin operasional dari pemerintah, dalam hal ini instansi teknis.

Alhasil, klinik itu pun dinyatakan sebagai tempat praktik ilegal, sehingga langsung ditutup dengan garis polisi atau police line.  

Barang bukti klinik kecantikan.
Barang bukti klinik kecantikan. (Warta Kota/Budi Malau)

Dari klinik kecantikan itulah oknum perawat ini belajar secara otodidak lalu berani membuka praktik klinik kecantikan ilegal di Ciracas sejak 2017 lalu dengan mengaku kalau dirinya merupakan dokter.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan SW alias Y ini tidak hanya melakukan praktik ilegai di kliniknya sejak 2017 tetapi juga menerima panggilan konsumen.

"Konsumennnya sampai ke Aceh, namun sebagian besar lebih banyak di Bandung atau Jawa Barat," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/2/2021).

Menurut Yusri di media sosial instagramnya SW alis Y ini mengaku sebagai dokter kecantikan.

Di sanalah ia memasarkan praktik kecantikan ke konsumennya dengan mencantunkan nomor telepon dan WhatsApp untuk menerima panggilan.

Konpers pengungkapan klinik kevantikan ilehal oleh kabid humas polda metro kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro, Selasa (23/2/2021).
Konpers pengungkapan klinik kevantikan ilehal oleh kabid humas polda metro kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro, Selasa (23/2/2021). (Warta Kota/Budi Malau)

"Padalah SW alias Y ini hanyalah perawat dan pernah 3 tahun bekerja di rumah sakit di bagian klinik kecantikan.

Dari sanalah ia belajar otodidak dan nekat buka praktik," kata Yusri.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved