Bupati Robi: Mahakarya Jokowi Bagi Masyarakat Sikka Peresmian Bendungan Napun Gete

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo (Robi Idong) menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo ( Jokowi)

Editor: Kanis Jehola
istimewa
PERESMIAN-Peresmian Bendungan Napun Gete, Sikka. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE -Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo (Robi Idong) menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo ( Jokowi) yang telah meresmikan Bendungan Napun Gete di Desa Ilinmedo, Kecamatan Waiblama, Selasa (23/2/2021) sore.

Bupati Robi menyebut pembangunan Bendungan Napun Gete adalah mahakarya yang dipersembahkan Presiden Jokowi bagi Kabupaten Sikka.

"Ini adalah mahakarya yang dipersembahkan oleh Bapak Presiden kepada kami dalam upaya pemenuhan hak-hak dasar masyarakat termasuk upaya penanganan stunting. Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sikka dari hati yang tulus menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya buat Bapak Presiden," ucap Bupati Robi.

Kapolda NTT Instruksikan Seluruh Anggota Lapor SPT Tahunan

Saat memberi sambutan, Bupati Robi mengawali dengan pantun. "Kembang Melati jangan dipindahkan, biarkan tumbuh berdahan-dahan. Selamat datang kami ucapkan, semoga berkah berkelimpahan."

Usai pantun, Bupati Robi menyapa Bapak Presiden, Menteri Sekretaris Negara Dr Pratikno, Menteri PUPR Ir Basuki Hadimuljono, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Joseph Nae Soi.

Asnikom Ekspor 36 Ton Kopi Fine Robusta Ke Belanda, Bupati Agas: Kopi Matim Itu Seksi

Bupati Robi juga menyapa Forkompimda NTT dan Forkopimda Sikka, para tokoh agama dan masyarakat serta insan pers.

"Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat dan pernyertaan-Nya serta dengan restu leluhur kita sekalian dapat berkumpul di tempat ini, bersama-sama dengan Bapak Presiden yang kita kasih dalam keadaan sehat. Dengan rasa haru dan bangga serta suka cita, kami menyambut kedatangan Bapak Presiden dan seluruh undangan untuk meresmikan Bendungan Napun Gete ini di Desa Ilin Medo, Kecamatan Waiblama," ujar Bupati Robi.

Ia menjelaskan, Bendungan Napun Gete merupakan salah satu kegiatan prioritas pemerintah pusat sekaligus sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Perpres No 109 Tahun 2020 dan mulai dibangun pada Desember tahun 2016 dengan dana Rp 880 miliar.

Bendungan Napun Gete berkapasitas tampung 11,22 juta m3, luas genangan seluas 99,78 Ha, dengan debit air sebesar 214 liter/detik yang akan dimanfaatkan untuk irigasi seluas 300 Ha, kebutuhan pelayanan air minum bagi 200.000 jiwa atau 2/3 penduduk Kabupaten Sikka, potensi listrik 0,1 MW untuk kebutuhan pengelolaan bendungan, pengembangan sektor pariwisata alam dan pengendalian banjir daerah hilir.

"Dengan terbangunnya bendungan ini, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sikka akan lebih giat menggalakan peningkatan indeks pertanaman dari 100 menjadi 300 atau tanam 3 kali dalam satu tahun untuk meningkatkan produktifitas pertanian dalam mendukung ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi nasional. Pada areal lahan kering kami sedang mengembangkan irigasi tetes secara digital untuk mengatur pengairan dan injeksi pemupukan menggunakan HP android yang dikembangkan oleh salah petani milenial, saudara Yance Maring. Kegiatan ini juga yang mendapat dukungan penuh dari Bapak Gubernur Viktor Laiskodat," papar Bupati Robi.

"Dengan keterbatasan yang ada, secara bertahap kami dengan semangat memulai mengembangkan Agro Industri secara kawasan melibatkan kabupaten sedaratan Flores dan Lembata untuk mengembangkan industri pengolahan kelapa, kakao, mente dan industri ikan sesuai arahan gubernur sebagai ssalah satu cluster pengembangan ekonomi Flores," tambahnya.

Ia mengatakan, di tengah masa pandemi Covid-19 atas dorongan dan dukungan Gubernur NTT bagi Sikka terus ada.

"Kami masih tetap mengekspor sashimi atau tuna fillet dan katsuobhusi atau Cakalang kayu yang diekspor ke Jepang dan Korea. Cita-cita kami Kabupaten Sikka menjadi Gerbang Industri Flores dengan mengadopsi Solo Teckno Park dan juga sebagai Maritim Industri Ecosystem yang perlu didukung dengan kehadiran pendidikan vokasi yang ada di Kabupaten Sikka yaitu Cristo Rey sebagai adopsi ATMI Solo dan Universitas Nusa Nipa yang usulan penegriannya sudah memenuhi persyaratan dan saat ini sedang menunggu keputusan Presiden," terang Bupati Robi.

Ia dengan tegas mengatakan, seluruh rakyat Kabupaten Sikka dan NTT selalu mendoakan Bapak Presiden bersama Ibu Negara agar senantiasa diberikan kesehatan yang prima dalam menjalankan tugas demi kesejahteraan dan kebahagiaan rakyat Indonesia.

Bupati Robi mengakhiri sambutan dengan pantun. "Jari lentik mengayuh sampan, sampan diayuh perahu melintang sudah, ganteng tambahlah tampak Bapak Jokowi jadi bintang." (dinaskominfosikka/adv)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved