Breaking News:

INTI NTT Siapkan Makan Siang, Hanya Seharga Rp 2.000 untuk Warga Pasar

Perayaan Imlek 2572 tahun ini sangat berbeda di tengah pandemi Covid-19

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Warga Pasar Oebobo makan siang dalam perayaan Imlek, Selasa (23/2/2021). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Perayaan Imlek 2572 tahun ini sangat berbeda di tengah pandemi Covid-19. Sebab tidak ada perayaan yang dilakukan secara terbuka namun sembahyang dilakukan di dalam internal keluarga.

Meskipun demikian Perhimpunan Indonesia Tionghoa NTT ( INTI NTT) tetap melaksanakan aksi bakti sosial.

Bertemakan "Berbagi Demi Kemanusiaan" INTI NTT menjambangi warga di Pasar Oebobo Kelurahan Fatululi dengan menyediakan berbagai makan siang untuk dinikmati para warga Pasar.

BRI Cabang SoE Beri Bantuan Sarana Cuci Tangan Untuk Pemda TTS

Hanya membayar Rp 2.000 warga sudah bisa menyantap menu seharga Rp 20.000 per porsinya.

Pengurus INTI NTT, Daniel Singa Para didampingi Yuyun Aksa dan pengurus INTI NTT lainnya, menyampaikan siang ini INTI menyediakan makan siang untuk para warga, siapa saja boleh makan siang di pasar ini hanya dengan membayar Rp 2.000 saja per porsi, kelebihan harga akan ditanggung oleh pengurus INTI NTT.

Kapal Pinisi Aku Lembata Belum Beroperasi, Ini Penjelasan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur

Kegiatan Bakti Sosial ini berkolaborasi dengan manajemen pasar dibawah koordinasi Kepala Pasar Maksi Nomleni.

Sejak pukul 12.00 Wita warga pasar sudah berdatangan untuk makan siang dibawah tenda yang sudah disiapkan panitia dan security pasar.

Terlihat kursi-kursi sudah diletakkan berjejer rapi dengan jarak antara tiap kursi 2m.

"Kami perlu jaga jarak antara tiap pengunjung. Semuanya wajib menggunakan masker dan cuci tangan pakai sabun ketika tiba di lokasi. Sehabis makan kami suruh langsung pulang. Bahkan ketika warga pasar datang kami suruh ambil saja makanannya untuk dibawa pulang dan dimakan di kios masing masing. Kami tidak mau ada kerumunan di sini," ujar kepala pasar Oebobo Maksi Nomleni.

Kegiatan yang berlangsung hari ini akan berlanjut terus di tempat tempat lain selama satu minggu.
Ketua INTI NTT, Theo Widodo, menyampaikan, imlek ini harus dijadikan momen penting bagi siapapun yang merayakannya dengan cara berbagi berkat kepada sesama.

Rejeki yang diterima selama setahun harus bisa juga dinikmati oleh sesama saudara sebangsa.

Angpao yang sudah identik dengan Imlek, kali ini digantikan dengan traktiran makan siang.

"Dengan makan siang ini, rasa persaudaraan lebih terasa," katanya yang berhalangan hadir di lokasi baksos karena masih harus menjalani isolasi mandiri usai dirawat di RS Siloam selama lebih dari dua minggu akibat terpapar Covid-19. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved