Breaking News:

KABAR TERBARU Peta Politik di Tanah Air, PDI-P Posisi Teratas, Golkar & Gerindra Bersaing, Demokrat?

Hasil survei tersebut memperlihatkan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai dengan elektabilitas tertinggi dibanding partai politik lainnya.

Editor: Frans Krowin
Warta Kota.Com
Megawati Soekarnoputri bersama Gus Miftah dipastikan hadir memeriahkan perayaan Hari Lahir ke-95 NU, Minggu (31/1/2021). Foto dok: Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Megawati Soekarnoputri memberikan paparan dalam kegiatan Internalisasi dan Pembumian Pancasila; Penguatan Wawasan Kebangsaan di Lingkungan Kementerial Sosial di Gedung Konvensi, TMP Kalibata, Senin (9/12/2019). 

KABAR TERBARU Peta Politik di Tanah Air, PDI-P Posisi Teratas, Golkar & Gerindra Bersaing, Demokrat?

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Ini kabar terbaru tentang peta politik di Indonesia. Peta politik terbaru itu berdasarkan hasil survei yang diterima Kompas.com Senin (22/2/2021).

Hasil Survei Parameter Politik tersebut, berkaitan dengan partai politik dan elektabilitasnya di negara ini.

Hasil survei tersebut memperlihatkan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai dengan elektabilitas tertinggi dibanding partai politik lainnya. Partai ini mengoleksi 25,1 persen.

"PDI-P sementara masih menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi 25,1 persen disusul Golkar dengan 11,2 persen dan Gerindra 10,9 persen," demikian informasi dalam rilis survei Parameter Politik yang diterima Kompas.com, Senin (22/2/2021).

Adapun survei ini dilakukan kepada 1.200 responden dengan pertanyaan jika pemilihan umum legislatif dilakukan saat ini, partai politik mana yang akan dipilih.

Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra dan Wiranto Ketua Umum Partai Hanura
Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra dan Wiranto Ketua Umum Partai Hanura (Tribun Sumsel.com)

Lebih lanjut, di posisi keempat ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 8 persen, Demokrat 6 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,8 persen, dan Nasdem 5,4 persen.

Kemudian, PAN dengan 5,1 persen, PPP 4,3 persen, Perindo 1,9 persen, PSI 1,5 persen, Berkarya 1,4 persen, Hanura 1,2 persen, PBB 0,6 persen, Garuda 0,3 persen, dan PKPI 0,2 persen.

Tim survei menyoroti elektabilitas Partai Gerindra yang dinilainya mengalami penurunan.

Tim menyimpulkan, penurunan tersebut patut diduga disebabkan efek negatif bergabungnya Gerindra ke dalam Kabinet Kerja jilid 2.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved