Bupati Ende Djafar Achmad Ingin PCR Secepatnya Diadakan, Penanganan Covid- 19 IDI Siap Bantu

Dana yang disiapkan oleh Pemda Ende untuk pengadaan PCR termasuk membangun Laboratorium senilai 3 Miliar Rupiah.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Bupati Ende Djafar Achmad saat melakukan pertemuan dengan pihak RUSD Ende dan Dinas Kesehatan di Kantor Bupati Ende, Senin (22/2/2021). 

Bupati Ende Djafar Achmad Ingin PCR Secepatnya Diadakan, Penanganan Covid-19 IDI Siap Bantu

POS-KUPANG.COM | ENDE -- Bupati Kabupaten Ende Djafar Achmad ingin agar PCR alat untuk diagnosis Covid-19 secepatnya diadakan.

Dana yang disiapkan oleh Pemda Ende untuk pengadaan PCR termasuk membangun Laboratorium senilai 3 Miliar Rupiah.

Demikian disampaikan Bupati Djafar, kepada awak media di Kantor Bupati Ende, Senin (22/2/2021).

Sehubungan dengan Bupati berharap proses pengadaan PCR dan pembuatan laboratorium secara langsung, tidak melalui mekanisme tender. "Saya harap pakai penunjukan lansung," kata Bupati Djafar.

Bupati memerintahkan Plt. Kadis Kesehatan Kabupaten untuk koordinasi dengan pihak BPK dan Kejaksaan terkait mekanisme apakah dimungkinkan dilakukan melalui penunjukan langsung.

Menurutnya, sebaiknya pengadaan dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung, mengingat pandemi Covid-19 ini merupakan situasi darurat.

Dia katakan, pihak Kementerian Kesehatan, memang sudah mengeluarkan kebijakan, bahwa diagnosis, dalam kondisi tertentu bisa dilakukan diagnosis Covid-19, melalui swab antigen.

Namun, lanjutnya, pengadaan PCR dan Laboratorium tetap penting dilakukan agar masyarakat mendapatkan kepastian. 

Dia mengatakan, dalam pertemuan virtual dengan Gubernur NTT maupun Menteri Kesehatan, ia selalu meminta agar Kabupaten Ende di tempatkan satu Unit mesin PCR, namun hingga saat ini belum terwujud. 

Bupati meminta masyarakat tidak perlu panik berlebihan dengan Covid-19, tetapi tetap menjalankan 5 M dengan dengar arahan pemerintah. "Pemeritah hadir untuk lindungi masyarakat," ungkapnya.

Dia menyebut, jumlah pasien Covid-19 di Ende saat ini menurun. Namun, dia meminta semua pihak dan masyarakat tidak boleh lengah tetapi tetap waspada.

Selain itu, jika eskalasi Covid-19 naik dengan jumlah yang sangat signifikan, Bupati memastikan pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Ende, siap membantu.

365 Anak Bawah Umur di Kabupaten Lembata Hamil Sejak 2018, Butuh Pendampingan Psikolog

Seorang Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal Dunia 

"Mereka sudah berikan pertanyaan siap bantu dan saya sebagai Bupati sangat berterima kasih," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved