Pengamat Ekonomi Regional,James Adam : Dampak Covid Pemerintah Tambah Kuota Perumahan Bersubsidi
pemerintah melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebenarnya sudah ada di tahun 2021
Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
Pengamat Ekonomi Regional, James Adam : Dampak Covid-19, Pemerintah Tambah Kuota Perumahan Bersubsidi
POS-KUPANG.COM | KUPANG--Pengamat Ekonomi Regional, Dr. James Adam, MBA mengatakan, terkait dengan bantuan pemerintah melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebenarnya sudah ada di tahun 2021, tapi karena Covid-19, makanya pemerintah naikan kuotanya bagi seluruh indonesia.
"Bantuan pemerintah melalui skema FLPP memang sudah ada, namun untuk tahun 2021 karena masih dalam masa pandemi Covid-19. sehingga pemerintah membuat kebijakan untuk menambah kuota untuk seluruh indonesia," kata Dr. James Adam kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (19/2).
Menurut James, kebijakan ini tentu punya tujuan positif yaitu, untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.
Dikatakannya, Pemerintah melalui Bank Indonesia telah mengubah ketentuan ratio uang muka (DP) kredit dan pembelian properti. Artinya di tahun 2021 ini, yang biasanya harus DP 10 s/d 15%, sekarang tidak perlu lagi.
Lebih lanjut, kata James, mungkin yang perlu dipertimbangkan lagi adalah syarat-syarat yang mesti lebih simpel. Agar semua orang bisa membeli rumah.
• Reses DPRD Kota Kupang, Moris Lay Disambut Keluhan Warga
• Dinkes Mabar Dapat Bantuan 10 Ribu Vial Alat Rapid Tes dari BPBD Mabar
• Jelang Dies Natalis Ke 39 Tahun, AMMAPAI Kupang Gelar Aksi Sosial
• Kenali Dulu Tentang Scabies, Penyakit Kulit yang Disebabkan Oleh Tungau Kecil
"Sebab dalam situasi Covid-19 saat ini, dampak ekonomi bagi masyarakat umumnya besar penurunannya," pungkasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)