Breaking News:

Di Manggarai Timur Belum Ada ASF, 60 Sampel Darah Babi Dinyatakan Positif Hog Cholera

Manggarai Timur belum ada ASF, 60 sampel darah babi di Matim dinyatakan positif Hog Cholera

ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Kadis Perternakan Manggarai Timur, Maximus Jujur Nohos, Sp 

Kabupaten Manggarai Timur belum ada ASF, 60 sampel darah babi di Matim dinyatakan positif Hog Cholera

POS-KUPANG.COM | BORONG----Wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) hingga saat belum ada kasus Virus African Swine Fever ( ASF) yang menyerang ternak babi milik warga.

Namun berdasarkan hasil pemeriksan sampel di Laboratorium Balai Besar Veteriner Denpasar pada Tahun 2020 lalu kematian ternak babi di Manggarai Timur disebabkan oleh penyakit hog cholera. Sedangkan sampel yang dikirim Laboratorium Balai Besar Veteriner Denpasar pada tahun 2021 belum ada hasil.

TERBARU! J.CO Hari Ini 18 Februari 2021, beli1 +gratis1 J.Coffee Drip, 1 Lusin Donat+ 1L JCOFFEE

Pengiriman sampel darah babi dari total 60 sampel darah babi yang dikirim ke BBVet di Tahun 2020 dinyatakan positif hog cholera, untuk pengiriman sampel darah tahun 2021 masih dalam proses pengambilan.

"untuk sementara belum ada, sampel yang dikirim ke BBvet Denpasar belum dapat hsilnya, yang ada hog cholera,"jelas Kepala Dinas (Kadis) Perternakan Matim, Maximus Jujur Nohos, Sp, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (18/2/2021) siang.

Pejabat Publik dan Tokoh Esensial di Manggarai Kembali Disuntik Vaksin Covid-19 Kedua,Ini Nama-Nama

Maximus juga menjelaskan berdasarkan data sementara dari bulan Januari hingga Frebuari 2021 tercatat sudah sebanyak 463 ekor babi yang mati di Manggarai Timur.

Maximus juga menjelaskan, Strategi Pemerintah Daerah melalui Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai Timur terkait pengendalian ASF yakni, mengeluarkan regulasi berdasarkan Instruksi Bupati Manggarai Timur tentang pelarangan sementara pemasukan/pengeluaran ternak babi Bibit/potong, produk babi (segar atau olahan) maupun hasil ikutan lainya dari dan ke wilayah Manggarai Timur.

Komunikasi, Informasi dan edukasi melalui petugas Puskeswan, Radio Pemerintah Daerah, Gereja, Pemdes, Spanduk dan pamflet. Tahun 2020 telah dilaksanakan vaksinasi hog colera sebanyak 6500 dosis yang tersebar disejumlah wilayah di Kabupaten Manggarai Timur.

Disinfektan kandang babi, dimana pada tahun 2020 lalu telah dilakukan sebanyak 784 kandang dan tahun 2021 sampai dengan Januari telah dilakukan disinfektan berjumlah 733 kandang babi. Dari tahun 2020 sampai 2021 telah didistribusikan suplemen pakan sebanyak 60 Kg.

Penguburan babi mati dan daging yang dijual bebas tanpa pengawasan Dinas Peternakan. Pengawasan lalu lintas ternak babi dan olahanya di perbatasan wilayah Kabupaten. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved