Waingapu dan Kambera Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Sumba Timur

Waingapu dan Kambera Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Sumba Timur

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur, Domu Warandoy 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Kecamatan Kota Waingapu dan Kecamatan Kambera merupakan kecamatan penyumbang terbanyak kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur. Di Kecamatan Kota Waingapu terdapat 81 kasus dan Kecamatan Kambera sebanyak 27 kasus.

Informasi yang diperoleh, Selasa (16/2/2021) menyebutkan, di Sumba Timur saat ini ada enam kecamatan yang terkategori zona merah. Dua diantaranya sebagai kecamatan penyumbang kasus terbanyak, yakni Kecamatan Kota Waingapu dan Kecamatan Kambera.

Kecamatan Kota Waingapu terdapat 81 kasus positif Covid-19 dan Kecamatan Kambera sebanyak 27 kasus.

1.631 Vial Vaksin Sinovac Gelombang Kedua Tiba di Labuan Bajo

Sementara empat kecamatan lainnya adalah, Kecamatan Umalulu sebanyak 13 kasus, Kecamatan Nggaha Ori Angu sebanyak dua kasus, sementara Kecamatan Pandawai dan Kecamatan Katala Hamu Lingu masing-masing terdapat satu kasus.

Total kasus positif di Sumba Timur saat ini mencapai 375 kasus dengan rincian, 14 kasus meninggal dunia, 236 kasus dinyatakan sembuh dan 125 kasus masih dalam perawatan.

Jumlah sampel yang diambil untuk diperiksa secara Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM ) sebanyak 2.503.

Persiapan di Pulau Ende, Jelang Lauching Kampung Tangguh Covid-19

Dari jumlah itu, hasil laboratorium 1.999 sampel negatif, 504 sampel terkonfirmasi positif.

Sementara itu Pemkab Sumba Timur kembali memperpanjang lagi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). PPKM ini diperpanjang lagi mulai tanggal 15-22 Februari 2021.

Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H, M. Si Senin (15/2/2021) mengatakan, dengan mengevaluasi hasil penerapan PPKM tahap pertama sejak tanggal 16-31 Januari 2021,kemudian penerapan PPKM tanggal 1-14 Februari 2021, maka pemerintah setempat mengeluarkan lagi surat edaran perpanjang PPKM.

Perpanjangan kedua PPKM ini dikeluarkan melalui surat edaran Bupati Sumba Timur Nomor Kesra. 400/240/II/2021 tentang perpanjangan kedua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat sesuai edaran Bupati Sumba Timur Nomor Kesra 400/104/1/2021 tentang peningkatan kewaspadaan dalam rangka PPKM untuk mengendalikan dan meminimalisir penularan transmisi lokal Covid-19 di Sumba Timur.

"Perpanjangan PPKM ini bahwa secara umum sesuai hasil tracing menunjukkan tidak terjadi penambahan dalam jumlah yang cenderung tinggi atas data masyarakat yang positif Covid-19 akibat kontak erat," kata Domu.

Dalam PPKM itu mengatur pembatasan kegiatan masyarakat di wilayah kecamatan zona merah dan hijau.

Untuk kecamatan zona merah dilarang melaksanakan pesta, maupun syukuran, pesta adat istiadat dalam bentuk apapun. Memperketat pelaksanaan prokotol kesehatan atas kerumunan orang yang terjadi di dalam peristiwa dukacita. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved