Fahri Hamzah Kecewa Presiden Jokowi Butuh Kritik, DPR RI Diam, Rakyat Kritik Malah Terancam, Lantas?

Fahri Hamzah itu direspon baik oleh Presiden Jokowi hingga akhirnya ia dianugerahi Bintang Mahaputera oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Agustus 2020.

Editor: Frans Krowin
TRIBUN/DANY PERMANA
Fahri Hamzah 

Fahri Hamzah Kecewa Presiden Jokowi Butuh Kritik, DPR RI Diam, Rakyat Kritik Malah Terancam, Lantas?

POS-KUPANG.COM - Saat ini banyak kalangan bingung ketika Presiden Jokowi menyebutkan bahwa pemerintah butuh kritik malah direspon miris oleh sejumlah pihak.

Padahal, kritikan terhadap pemerintah itu merupakan bagian dari bentuk pengawasan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Atas ketimpangan itulah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah angkat bicara.

Selain dirinya menerima penghargaan tersebut, politisi lain yang juga menerima Bintang Mahaputera dari Presiden Jokowi, adalah Fadli Zon.

Menurut Fahri, ia meyakini Presiden Jokowi sebenarnya mempercayai bahwa kritik dan oposisi itu diperlukan. 

Namun, mantan Wakil Ketua DPR RI ini menyebut, orang-orang di sekitar Jokowi yang kemudian tidak bisa menerjemahkan keinginan Presiden untuk menjadi kenyataan. 

Keyakinan Fahri itu didasari oleh sikap Jokowi menjelang pemberian Bintang Mahaputera ke dirinya. 

"Saya sama Fadli Zon, saat diberikan Bintang Mahaputera, sambil menunggu penganugerahan itu saya didatangi oleh protokol istana bahwa Presiden ingin sekali konferensi pers dengan pak Fahri dan Pak Fadli, bertiga begitu. Bagaimana menurut pak Fahri," ungkap Fahri sebagaimana dikutip dari Youtube Karni Ilyas Club, Senin (15/2/2021). 

Menjawab permintaan pihak protokol istana itu, Fahri pun mengaku tak keberatan apabila itu merupakan keinginan Presiden. 

"Oh, terserah kalau Presiden maunya begitu, ya kami oke saja," jawab Fahri. 

Fahri Hamzah dalam program Aiman Kompas TV, Senin (18/11/2019).
Fahri Hamzah dalam program Aiman Kompas TV, Senin (18/11/2019). ((Tangkap Layar KompasTV))

Pihak protokol Istana kemudian menegaskan sekali lagi bahwa itu adalah keinginan Jokowi. 

"Memang Presiden yang ingin katanya, (kata) kepala protokol istana itu. Oke. Fadli gimana pak? Udah, Fadli saya yang ngurus. InsyaAllah dia mau," kisah Fahri. 

Fahri melanjutkan, akhirnya terjadilah konferensi pers oleh Jokowi didampingi oleh Fahri dan Fadli. 

Yang menarik, menurut Fahri, saat konferensi pers, Jokowi mengutip pandangan-pandangannya tentang makna pemberian Bintang Mahaputera untuk Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

"Yang menarik, pernyataan Presiden dalam konferensi pers bertiga itu mengutip persis juga pandangan-pandangan saya, apa makna dari pemberian Bintang Mahaputera itu, padahal kami berdua itu adalah pengkritik."

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved