Breaking News

Din Syamsudin Dilaporkan, Gus Ulil Penasaran Sosok di Balik GAR ITB Punya Akses ke Menpan-RB

Din Syamsuddin yang dilaporkan Antiradikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) menarik perhatian banyak pihak

Editor: Alfred Dama
Kompas.com
Ulil Abshar Abdalla 

Din Syamsudin Dilaporkan, Gus Ulil Penasaran Sosok di Balik GAR ITB Punya Akses Temui Menpan-RB Tjahjo Kumolo 
 

POS KUPANG.COM -- Din Syamsuddin yang dilaporkan Antiradikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) menarik perhatian banyak pihak

Tokoh Nahdlatul Ulama, Ulil Abshar-Abdalla atau Gus Ulil turut berkomentar terkait pelaporan Din Syamsuddin oleh kelompok yang menyebut dirinya Gerakan Antiradikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (GAR ITB).

Gus Ulil pun penasaran siapa sosok yang berada di balik pelaporan itu.

MANTAP , Cristiano Ronaldo  jadi Orang Pertama Dengan 500 juta follower di Media Sosial

TERBONGKAR, Salah Satu Anggota GAR ITB Pelapor Din Syamsuddin ke KASN , Warganet: Hmm, Nggak Heran

Beda Jauh Puput Nastiti Devi danVeronika Tan,Mantan Isrti Ahok Rayakan Imlek dengan Gaun Sederhana

Luna Maya Ngaku Nyaman dengan Berondong, Eks Reino Barack Pamer Dikecup Sayang Dimas Beck

KABAR Gembira Lawan Virus Corona, Ilmuwan Medis Israel Temukan Obat Covid-19 yang Efektif

"Siapa sih sosok2 di balik GAR ITB yg menuduh Pak Din Syamsuddin sebagai tokoh radikal ini?" tanya Gus Ulil melalui akun Twitternya, Sabtu (13/2/2021).

Dia Gus Ulil mengakui, dalam sejumlah hal ia memang punya perbedaan pandangan dengan Din Syamsuddin.

Meski, demikian, ia menilai, pelaporan itu sebagai tindakan blunder besar.

"Meskipun dalam banyak hal saya berseberangan pandangan dengan Pak Din, tetapi menuduhnya radikal jelas blunder besar. Mereka yang nuduh ini jelas ndak paham rekam jejak pemikiran/kiprah Pak Din," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, GAR ITB melaporkan Din Syamsuddin ke KASN dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 28 Oktober 2020.

Pada 24 November 2020 KASN telah melimpahkan kasus tersebut kepada Satuan Tugas Radikalisme SKB 11 Menteri.

Pada 19 Januari 2021, GAR ITB menanyakan kepada Satgas ihwal perkembangan penanganan kasus itu.

Kemudian pada 28 Januari 2021, GAR ITB mengirim surat kepada KASN dan meminta ada keputusan terkait aspek disiplin PNS terhadap Din Syamsuddin kendati kasusnya sudah dilimpahkan kepada Satgas.

Sejumlah tokoh nasional kemudian turut berkomentar terkait tudingan tersebut.

Bahkan, tokoh dari dua ormas Islam besar, Muhammadiyah hingga Nahdlatul Ulama turut memberikan sikap terkait tudingan Din Syamsuddin yang dianggap Radikal serta terkait GAR yang mempermasalahkan kritik yang kerap diberikan Din Syamsuddin.

Menghadap langsung Menpan-RB

Sebelumnya, dalam cuitannya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD menyebut bahwa kelompok GAR ITB sempat bertemu langsung menemui menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo.

Mereka pun mengadukan keluhan mereka tentang Din Syamsuddin.

"Pak Tjahjo mendengarkan saja, namanya ada orang minta bicara untuk menyampaikan aspirasi ya didengar. Tapi pemerintah tidak menindaklanjuti apalagi memroses laporan itu," tegas Mahfud.

Meski demikian, Mahfud memastikan pemerintah tidak akan memproses laporan yang dilayangkan GAR ITB tersebut.

"Pak Din itu pengusung moderasi beragama (Wasathiyyah Islam) yang juga diusung oleh Pemerintah. Dia juga penguat sikap Muhammadiyah bahwa Indonesia adl "Darul Ahdi Wassyahadah". Beliau kritis, bkn radikalis," tulis Mahfud MD di akun Twitternya, Sabtu.

Muncul sosok Shinta Hudiarto

Sejak ramai pelaporan itu, publik bertanya siapa sosok di balik GAR ITB yang melaporkan Din Syamsuddin itu.

Hingga kemudian muncul satu nama, setelah sebuah media nasional mencoba meminta penjelasan terhadap perwakilan GAR.

Satu nama itu adalah Shinta Madesari Hudiarto.

Warganet pun penasaran mencari tahu sosok Shinta Hudiarto.

Bahkan, unggahan-unggahan Shinta di sosial media pun kini sudah tersebar di media sosial.

"Liat FBnya orang GAR ITB Hmmm nggak heran," tulis @Ridwanhr

"Setelah ngintip beberapa postingannya, pemikiran doi gak jauh beda sama akun2 buzzer yang di bionya tertulis "Pro NKRI" Bahkan untuk kasus aisha weddinng pun doi terkesan sumbu pendek. Telat info kalau itu kemungkinan besar hasil rekayasa," tulis @freddyvanhalen.

Baca juga: Mahfud MD Pastikan Pemerintah Tak Akan Memproses Laporan yang Tuding Din Syamsuddin Radikal

"beberapa alumni itb yg mendukung pak jokowi, rata2 profil picnya ada tulisannya alumni itb dukung jokowi, alumni itb anti radikalisme,alumni itb siap divaksin,alumni itb dll," tulis Ashikaga

Kokam beri peringatan

Markas Besar Kokam Nasional memberikan sikap keras terhadap tudingan yang dilayangkan kelompiok yang mengatasnamakan Gerakan Anti Radikalisme (GAR) Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menuding Din Syamsuddin sebagai sosok radikal.

Kokam menilai, tudingan tersebut tidak berdasar.

Komandan Nasional Kokam PP Muhammadiyah, Zainuddin menyebut, organisasi yang pernah dipimpin Din Syamsuddin seperti Pemuda Muhammadiyah dan induknya, Muhammadiyah, adalah organisasi yang moderat dan punya jasa yang besar bagi bangsa ini.

"Pak Din adalah cendekiawan muslim dengan gelar guru besar Hubungan Internasional di Fisip UIN Syarif Hidayatullah. Pemikiran dan aksi beliau dalam membangun moderasi Islam di dunia internasional mendapatkan pengakuan Internasional. Tidak ada aksi dan pemikiran Pak Din yang menjurus ke tindakan radikal," jelas Zainuddin, Sabtu (13/2/2021).

Adapun soal kritikan yang dilayangkan Din kepada pemerintah atau penguasa, Kokam menilai hal tersebut didasarkan kepada panggilan keimanan, keilmuan dan tanggungjawab kebangsaan.

"Apalagi bapak presiden pun terbuka terhadap kritikan dan masukan," imbuhnya.

Terkait hal itu, Kokam meminta agar kelompok yang menyebut dirinya GAR mencabut aduannya ke KASN

Sementara itu, Ketua Hukum dan HAM PP Pemuda Muhammadiyah Razikin menegaskan bahwa tuduhan terhadap Prof Din merupakan hal yang mengada ada.

“Langkah kelompok GAR ITB itu dapat memicu kemarahan warga Muhammadiyah secara keseluruhan,” tegas Razikin.

“Menuduh Pak Din sebagai tokoh radikal sama dengan membuat ketersinggungan dan kemarahan kami warga kader Muhammadiyah,” imbuh Razikin.

Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Najih Prastyo menegaskan bahwa Prof Din secara konsiten meneguhkan Islam dan Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh, hal ini dapat terlihat dari gagasan beliau Negara Pancasila, Darul Ahdy wa Syahadah. Itulah komitmen keislaman, kebangsaan dan kemanusiaan.

“Segala bentuk kritik yang dilayangkan oleh Ayahanda Din Syamsudin kepada pemerintah adalah sebagai bentuk ekspresi kecintaan kepada bangsa dan negara yang dijamin oleh Undang-Undang. Kritik yang diekspresikan bukanlah suatu tindakan radikal, hal itu biasa, dijamin UU,” tegasnya.

Sebagian Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Gus Ulil Penasaran Sosok di Balik GAR ITB, Punya Akses Temui Menpan-RB Tjahjo Kumolo, https://wartakota.tribunnews.com/2021/02/13/gus-ulil-penasaran-sosok-di-balik-gar-itb-punya-akses-temui-menpan-rb-tjahjo-kumolo?page=all.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved