Puluhan Siswa Penghuni Asrama SMA St Klaus Kuwu Manggarai Terpapar Covid-19, Ini Kronologisnya!

Puluhan siswa penghuni asrama SMA St Klaus Kuwu Manggarai terpapar Covid-19, ini kronologisnya!

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lody Moa 

Puluhan siswa penghuni asrama SMA St Klaus Kuwu Manggarai terpapar Covid-19, ini kronologisnya!

POS-KUPANG.COM | RUTENG---Makin Waspada!, puluhan Siswa penghuni Asrama, 1 orang Pembina Asrama SMA St. Klaus Kuwu, di Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai dan 1 orang guru di sekolah tersebut dengan hasil Rapid Diagnostik Test Antigen (RDT-Ag) terkonfirmasi Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lody Moa, menyampaikan itu kepada wartawan, Jumat (12/2/2021) sore.

Rumah Dinas Pertanian di Sumba Timur Ludes Terbakar

Lody juga menjelaskan, kronologisnya dari 23 orang siswa penghuni Asarama, 1 orang pembina Asarama SMA St Klaus Kuwu dan 1 orang guru diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 dari laporan pembina asrama, terkait keadaan dan keluhahan beberapa orang, anak asrama (siswa) SMA St.Klaus Kuwu yang sakit dan mengalami gejala demam, batuk, pilek (Flu) diserta hilangnya indera penciuman. 

Informasi ini selanjutnya diteruskan kepada kepala sekolah SMA St. Klaus Kuwu dan pihak Yayasan. Kemudian Kepala Sekolah dan Pihak Yayasan berinisiatif melaporkan dan meminta bantuan pihak RS St. Rafael Cancar dan Puskesmas Wae Mbelang untuk melakukan pemeriksaan Kesehatan dan pemeriksaan Rapid Test Antigen terhadap beberapa anak asrama yang sakit itu. 

Tanah Longsor dan Jalan Putus Terjadi Semua Kecamatan di Sikka

Pemeriksaan Kesehatan dan Rapid Test Antigen, kemudian dilakukan terhadap Siswa/i penghuni Asrama yang sakit, guru dan Pembina Asrama pada hari Selasa 9 Februari 202. Dan dari hasil terdapat 23 orang Siswa penghuni Asrama, 1 orang Guru dan 1 orang pembina Asrama terkonfirmasi Positif Covid-19

Lody juga mengatakan, Sumber awal penularan Covid-19 di Asarama SMA St Klaus Kuwu itu masih dilakukan penelusuran oleh Tim Satgas Covid-19.

Lody juga menyebutkan, untuk diketahui Siswa penghuni Asrama SMA St. Klaus Kuwu yang berada diasrama hanya kelas II dan kelas III SMA, sementara Siswa kelas I masih di rumahkan.
Siswa Kelas II sebanyak 73 orang dan Kelas III sebayak 74 orang dengan total sebanyak 147 orang.

Dikatakan Lody, terkait langkah-langkah penanganan dan pencegahan, demi memutus rantai penularan Covid-19, Satgas Covid-19 Kabupaten bekerja sama dengan Yayasan, mengambil keputusan agar semua Siswa/i penghuni Asrama yang terkonfirmasi positif Covid-19 diisolasi/karantina terpusat di asrama SMA St. Klaus Kuwu dibawah pemantauan Tim Kesehatan Satgas C19 Puskesmas Wae Mbeleng dan Pihak Yayasan.

Lody juga mengatakan, sedangkan bagi Siswa SMA St Klaus Kuwu yang dianggap sehat oleh pihak Yayasan terlanjur dipulangkan ke rumah orang tua, pasca 23 orang Siswa/i penghuni asrama, 1 orang Guru dan 1 orang pembina Asrama, SMA Santu Klaus Kuwu, terkonfirmasi Covid-19.

Karena itu, Satgas Covid-19 menghimbau kepada para guru, orang tua dan seluruh Siswa/i penghuni asrama SMA St. Klaus Kuwu, terutama Siswa penghuni Asrama yang terlanjur dipulangkan ke rumah orang tua, diminta kesadarannya untuk segera melakukan Rapid test Antigen, wajib melaksanakan isolasi mandiri serta patuhi protokol kesehatan Covid-19.

Kemudian dari hasil pelacakan, Rabu, 10 Februari 2021, pihak Puskesmas Timung, Kecamatan Wae Ri'i mendapatkan laporan bahwa ada sejumlah siswa dari SMA St Klaus Kuwu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Timung, terkonfirmasi positif  Covid-19 hasil RDT-Ag. Berdasarkan laporan dari Sekertaris Desa bahwa Siswa SMK St Klaus yang berasal dari wilayah Puskesmas Timung,  melakukan Rapid Test Mandiri di Tempat Praktek Swasta (dr.Maria) Rabu 10 Februari 2021 dan hasil pemeriksaan ada 3 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Satgas Covid-19 Puskesmas Timung telah melakukan kunjungan ke rumah 3 Siswa untuk mendapatkan pemantaun dan penanganan kesehatan.

Kemudian, Jumat (12/2/2021) hari  ini, Puskesmas Wae Kajong juga melaporkan hal yang sama, dimana 1 kasus Positif Covid-19 dari Siswa SMA Penghuni Asrama St. Klaus Kuwu yang terlanjur pulang ke rumah orang Tua.

"Satgas Covid-19 Kabupaten, telah meminta bantuan Satgas Covid-19 Tingkat Kecamatan (Tim Kesehatan Puskesmas) dan tingkat Desa agar melakukan pengawasan/pemantauan, serta meminta setiap anak SMA St Klaus Kuwu yang berada di wilayah kerjanya masing-masing, untuk diarahkan dilakukan Rapid Test Antigen, dan diwajibkan melaksanakan isolasi secara mandiri demi mempermudah proses pelacakan,"jelas Lody.

Lody juga mengatakan, selain melalui Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan (Tim Kesehatan di Puskesmas), Satgas Covid-19 Kabupaten (Tim Kesehatan Dinas Kesehatan) akan melakukan Rapid Test Antigen secara massal yang akan dilaksanakan hari Senin (15/2/2021), pukul 10. 00 Wita bertempat di Stadion Golo Dukal. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved