Tanah Longsor dan Jalan Putus Terjadi Semua Kecamatan di Sikka
Bencana tanah longsor dan jalan putus di Kabupaten Sikka hampir terjadi semua kecamatan
POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Bencana tanah longsor dan jalan putus di Kabupaten Sikka hampir terjadi semua kecamatan.
Bencana itu karena hujan deras lalu menyebabkan banjir hingga merusak infrastruktur jalan, lahan pertanian, perkebunan dan perkebunan warga.
Bencana di Sikka bukan saja di pesisir pantai tapi di daerah pengunungan dan perbukitan.
• Ketua Magabudhi NTT, Indra Effendy : Kami Dasarnya Dukung Pemerintah
Menyikapi bencana di Sikka, Stefanus Sumandi, anggota DPRD Sikka angkat bicara.
Stefanus kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Rabu (10/2/2021) pagi menegaskan, bencana di Sikka perlu ada perhatian dari pemerintah pusat. Yang mana pemerintah pusat harus beri perhatian secara khusus dalam rangka penanganan bencana di Sikka.
• Senator NTT : Mafia Tanah Penyakit Kronis Bangsa Ini
Pasalnya, Sikka merupakan kabupaten rawan bencana yang bukan terjadi di pesisir pantai tapi di daerah perbukitan seperti di Tanawawo, Mego, Paga, Magepanda, Mapitara, Doreng dan Bola serta kecamatan lainnya.
“Bencana di Sikka ini bukan hanya di pesisir tapi di daerah penggunungan. Maka itu kami desak pemerintah pusat harus beri perhatian lagi buat Sikka,” papar Stefanus.
Ia pun meminta Dinas PUPR Sikka agar melakukan kajian penanganan bencana. Ke depan struktur jalan di daerah rawan bencana perlu dikaji sehingga jangan asal bangun jalan lalu tidak memperhatikan kondisi tanah.
“Perlu ada kajian soal pembangunan jalan di daerah bencana. Jalannya harus padat dan keras,” ujar Stefanus.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)