Breaking News:

Anak Hanya Habiskan Waktu Bermain Gadget di Rumah

Saat area bermain anak-anak ditutup karena pandemi Covid-19, begitu membingunkan bagi orangtua

POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Trans Studio Mini TransMart Kupang 

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Saat area bermain anak-anak ditutup karena pandemi Covid-19, begitu membingunkan bagi orangtua yang sudah mempunyai jadwal rutin membawa anak-anak mereka bermain di mall. Karena telah terbiasa maka bila tidak mendatangi area bermain tentu anak akan merasa bosan.

Salah satu orangtua, Ny Stephani misalnya. Menurutnya awalnya memang merasa anak akan bosan, karena tidak ada wadah tempat mereka menyalurkan energi mereka. Tapi setelah itu anak-anak sudah merasa biasa saja.

Pengungsi Ile Lewotolok Sudah Dipulangkan, Pemda Lembata Akan Laporkan Hasil Donasi

Dirimya mengaku rutin membawa kedua buah hatinya ke area bermain dalam satu minggu bisa dua atau empat kali. Semuanya tergantung tingkat kebosanan di rumah saat itu.

Awalnya, kata Ny Stephani, anak-anaknya masih meminta untuk bermain namun karena dirinya mendekatkan ke area bermai anak yang masih tutup dan gelap, mereka percaya kalau memang belum dibuka.

Polda NTT Selidiki Situs Penjualan Pulau Sumba, Kapolda: Situs Hoaks

"Jadi sampai sekarang mereka ga pernah meminta lagi dan satu anak sekali bermain 100 ribu, anak saya ada dua," tuturnya.

Selama area permainan ditutup d masa pandemi, anak-anaknya hanya menghabiskan waktu di rumah dengan gadget. Entah itu bermain game, nonton youtube atau televisi.

Diakuinya, ini merupakan runtinitas yang membosankan. Bangun tidur, nonton, mengerjakan tugas sekolah, makan, tidur siang, les, main ps atau nonton, tidur malam. Begitu lagi keesokan harinya.

"Harapan? I have no hope. Pengennya sih kembali hidup normal dalam waktu dekat. Besok misalnya tapikan mustahil," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved