Senin, 15 Juni 2026

PPKM di Kota Kupang Dinilai Belum Maksimal, Ini Saran Pakar Epidemilog

Pemberlakuan PPKM di Kota Kupang dinilai belum maksimal, ini saran pakar epidemilog Ermi Ndoen

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
istimewa
Ermi Ndoen 

Pemberlakuan PPKM di Kota Kupang dinilai belum maksimal, ini saran pakar epidemilog Ermi Ndoen

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Guna menekan angka penyebaran virus Covid-19, Pemerintah Kota Kupang memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM). Pemberlakuan PPKM itu sesuai Surat Edaran Wali Kota Kupang Nomor  004/HK.188.45.443.1/I/2021. Meski demikian, kasus Covid-19 di daerah ini masih terus meningkat. 

Menanggapi itu, Epidemilog  Dr. Ermi Ndoen mengatakan, melihat eskalasinya, dampak PPMM belum maksimal dalam menekan kasus covid-19 yang masih terus meningkat.

Dalam Bulan Februari, 2 Pasien Kategori Probable Covid-19 Meninggal

Pemerintah, kata dia, juga harus konsisten memperjuangkan pelaksanaan 3 T Tracingg, Testing dan Treatment).

"Test yang masif, tracing atau pelacakan kontak erat untuk bisa diisolasi atau dirawat. Disini, diharapkan kedisiplinan warga dan kerjasama semua pihak harus masif disuarakan," ujarnya kepada wartawan, Senin (8/2/2021). 

Terkait kekurangan ruangan pasien Covid-19 di Kota Kupang, ia meminta pemerintah segera menambah ruangan dan fasilitas karantina terpusat untuk membantu rumah sakit yang kewalahan menampung pasien.

Bantu Penuhi Nutrisi Keluarga, YTLM Bagikan 1000 Anakan Tanaman Horti Bagi 100 KK di Benlutu

Ia juga menyoroti work from home (WFH) para PNS. Menurut dia, hal ini juga belum maksimal, karena masih ada instansi yang mewajibkan kewajiban sistem sidik jari.

"Ini sama saja, karena saat PNS ke kantor untuk sidik jari akan ada resiko tertular dan membawa virus ke rumah masing-masing. Memang harus komprehensif. Disiplin masyarakat dan pemerintah perkuat 3T. Kebijakan WFH untuk mengurangi kepadatan di kantor-kantor juga harus diterapkan benar, sehingga semua mendukung pengurangan resiko penularan," jelasnya. 

Ia menambahkan, ke depan jika memungkinkan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat di tingkat kelurahan berbasis RW atau RT perlu dipertimbangkan, jika eskalasi kasus covid-19 tidak mengalami penurunan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
Live
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved