Keluarga Pasien Positif Covid-19 yang Meninggal di RSUD Komodo Minta Jenazah Dimakamkan di Ruteng

pasien positif Covid-19 yang meninggal tersebut merupakan seorang ASN dari Kabupaten Manggarai berinisial MR (62).

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mabar, Ir. Oktavianus Andi Bona saat ditemui, Selasa (27/7/2020) 

Keluarga Pasien Positif Covid-19 yang Meninggal di RSUD Komodo Labuan Bajo Minta Jenazah Dimakamkan di Ruteng

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Keluarga pasien positif Covid-19 yang meninggal di RSUD Komodo Labuan Bajo meminta jenazah dimakamkan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Minggu (7/2/2021).

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Ir. Oktavianus Andi Bona saat dihubungi via pesan WhatsApp (WA).

Namun demikian, jenazah pasien yang berstatus ASN dari Kabupaten Manggarai berinisial MR (62) tersebut tetap dimakamkan di pekuburan milik Pemda Mabar di Manjerite Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng Kabupaten Mabar.

"Kami baru pulang kubur (jenazah pasien positif Covid-19) di Manjerite beberapa waktu lalu," katanya.

Dijelaskannya, pemakaman jenazah dilakukan di Manjerite karena riwayat penyakit pasien MR dari pihak rumah sakit.

"Memang ada permintaan keluarga di Ruteng, tapi kami sepakat untuk kubur di sini, mengingat kondisi almarhumah yang sakit komplikasi menurut catatan rumah sakit," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pasien positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) meninggal dunia, Minggu (7/2/2021).

"Sehingga total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mabar hingga saat ini mencapai 12 kasus," kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Mabar, Yohanes Johan, A.Md saat dihubungi POS-KUPANG.COM. 

Dikatakannya, pasien positif Covid-19 yang meninggal tersebut merupakan seorang ASN dari Kabupaten Manggarai berinisial MR (62).

Pasien MR mengembuskan napas terakhir di RSUD Komodo Labuan Bajo pukul 10.35 Wita.

Johan menuturkan, MR merupakan pasien rujukan dari RS Siloam Labuan Bajo dan diterima di UGD RSUD Komodo Labuan Bajo pada Rabu (3/2/2021) dengan keadaan sesak nafas.

"Jadi diterima dengan keadaan sesak berat, pasien sebelumnya sudah dirawat sejak tanggal 30 Januari 2021 dari rumah sakit yang merujuk dan dilakukan swab TCM saat di RSUD Komodo Labuan Bajo dengan hasil positif Covid-19. Pasien juga memiliki komorbid diabetes melitus dan hipertensi," paparnya.

Diakuinya, pasien MR memiliki penyakit penyerta.

Selanjutnya, kata Johan, pasien tersebut akan dimakamkan di pekuburan milik Pemda Mabar di Manjerite Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Mabar.

Aksi Nekat Warga Ende Gelantungan di Tali Lintasi Sungai Berarus Deras, Warga Butuh Jembatan

Melchias Mekeng dan BI Bantu Warga Ile Ape 1 Ton Beras

Ini Program 100 Hari Khris Praing-David Melo Wadu

"Sudah dilakukan penggalian liang lahat dan akan segera dimakamkan," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved