Viral di Media Sosial
Mengharukan Kisah Zahra, Siswi SMP Rela Jadi Kuli Bangunan demi Bantu Ibu, Rumahnya Memprihatinkan
Mengharukan Kisah Zahra, Siswi SMP Rela Jadi Kuli Bangunan demi Bantu Ibu, Kondisi Rumah Memprihatinkan
Mengharukan Kisah Zahra, Siswi SMP Rela Jadi Kuli Bangunan demi Bantu Ibu, Kondisi Rumah Memprihatinkan
POS-KUPANG.COM -- Mengharukan Kisah Zahra, Siswi SMP Rela Jadi Kuli Bangunan demi Bantu Ibu, Kondisi Rumah Memprihatinkan
Semangat bekerja keras diperlihatkan oleh Zahra, pelajar kelas 3 SMP Negeri 5 Lhokseumawe.
Betapa tidak? Di usia yang masih belia, Zahra terpaksa bekerja sebagai kuli bangunan di Kota Lhokseumawe.
• Dinas Transnaker Sumba Timur Turunkan Tim Cek Kasus Buruh Meninggal di Wanga
• Tahu Amanda Manopo? Pasti! Pemeran Sinetron Ikatan Cinta Yang Menghipnotis Penonton, Simak Profilnya
• PERTANYAAN & Jawaban Tema 7 Kelas 5 SD,Mengapa Bangsa Eropa Berhasrat Monopoli Perdagangan Rempah
Gadis bertubuh mungil itu terpaksa melupakan masa-masa indah sekolah layaknya pelajar kebanyakan.
Dia harus bekerja membantu kebutuhan hidup orangtua dan tiga saudaranya.
Langka, bagi seorang pekerja wanita menjadi kuli bangunan di Aceh.
Zahra membuang rasa malu itu demi bisa melanjutkan hidup.
Dia menetap di gubuk reyot sementara di Desa Uteun Kot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
Rumahnya sendiri sedang dibangun hasil patungan guru sekolahnya di Desa Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.
“Saya sering tidak masuk sekolah. Maka, saya bekerja, ikat besi bangunan rumah, dan lain sebagainya."
"Terpenting uang harian saya bisa bantu orangtua, sebagian buat sekolah saya dan dua adik."
"Abang saya sudah tamat SMA satu orang,” katanya.
Di gubuk itu tanpa penerangan listrik.
Hidup dengan lampu teplok di kota yang dulu dijuluki petro dollar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/zahra-dan-ibunya-lela-di-lhokseumawe-aceh-jumat-lalu.jpg)