Minggu, 12 April 2026

Dinas Transnaker Sumba Timur Turunkan Tim Cek Kasus Buruh Meninggal di Wanga 

Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja ( Transnaker) Kabupaten Sumba Timur telah menurunkan tim untuk mengecek kasus kecelakaan kerja

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Plt. Kepala Dinas Transnaker Sumba Timur, Nico Pandarangga, S.TP, M.M 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja ( Transnaker) Kabupaten Sumba Timur telah menurunkan tim untuk mengecek kasus kecelakaan kerja yang mengakibatkan satu orang buruh meninggal dunia di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Transnaker Kabupaten Sumba Timur, Nico Pandarangga, S.TP, M.M, Sabtu (6/2/2021).

Nico dikonfirmasi mengenai kasus tenaga kerja yang meninggal saat bekerja di pabrik milik PT. MSM di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu.

Kasus Covid-19 Hampir Tembus Angka 3.000

Menurut Nico, sesuai informasi yang diperoleh bahwa pekerja atau buruh yang mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia itu adalah tenaga kerja atau pekerja dari salah satu vendor PT. MSM.

"Jadi tenaga kerja yang meninggal itu bukan tenaga kerja dari PT. MSM, tetapi adalah pekerja dari vendor (kontraktor yang menerima pekerjaan dari  PT. MSM).   Vendor itu adalah PT. Weltes," kata Nico.

70 Pasien Positif Covid-19 di Belu Jalani Isolasi Mandiri

Dijelaskan, setelah mendapat informasi tersebut, dirinya langsung menurunkan tim ke lokasi dan mengecek kasus tersebut.

"Saya sudah turunkan tim dari dinas ke Wanga untuk cek langsung, terutama mengecek soal kepesertaan korban dengan program BPJS Ketenagakerjaan," katanya.

 Dikatakan, sesuai informasi juga bahwa korban yang mengalami kecelakaan kerja dan meninggal dunia tersebut telah dimasukkan ke  atau terdata dalam Jamsostek di Surabaya.

"Jadi untuk informasi lengkap,saya masih tunggu hasil tim yang ke lapangan," ujarnya.

Atas peristiwa tersebut, Nico mengatakan, pihaknya selama ini terus melakukan sosialisasi tentang keselamatan kerja bagi para tenaga kerja.

"Peristiwa seperti ini akan jadi bahan evaluasi kita kedepan, karena selama ini tenaga kerja sangat rentan terhadap kecelakaan kerja di lingkungan kerja atau perusahan," kata Nico.

Diberitakan sebelumnya, Robianton Naga salah satu buruh pada vendor  di PT. Muria Sumba Manis (MSM) meninggal dunia seketika akibat terjatuh dari atap bangunan pabrik di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, Senin (1/2/2021).

Kasus ini murni kecelakaan kerja dan sudah ada komunikasi yang baik antara PT. MSM dan pihak keluarga korban.

Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.IK yang dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Sumba Timur, IPDA. Syamsudin Noor, mengatakan, korban adalah warga RT 15/RW 08 , Desa Patawang, Kecamatan Umalulu, Sumba Timur. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved