Enam Rumah Warga Kota Kabupaten Ende Hampir Ambruk, "Pemkab Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa?"
Kondisi ini diperparah dengan hujan deras beberapa hari terakhir ini. Tanah halaman rumah dan tembok pun mulai retak.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso

Enam Rumah Warga Kota Kabupaten Ende Hampir Ambruk, "Pemkab Jangan Tunggu Ada Korban Jiwa?"
POS-KUPANG.COM | ENDE -- Enam unit rumah warga RT 33 Kelurahan Onekore Kota Ende di ambang ambruk, Jumat (5/2/2021).
Lokasi enam rumah tersebut persis di samping bekas galian dasar hotel bintang tiga yang urung dibangun.
Bekas galian kian menganga karena hujan deras hingga mendekati enam rumah warga tersebut. Akibatnya, sebagian bangunan kamar mandi kandang ternak ambruk.
Kondisi ini diperparah dengan hujan deras beberapa hari terakhir ini. Tanah halaman rumah dan tembok pun mulai retak.
Warga geram lantaran surat yang dilayangkan untuk Pemkab Ende, sejak 4 November 2020 terkait potensi dampak galian tersebut belum direspon hingga saat ini.
"Apakah tunggu ada korban jiwa dulu baru pemerintah respon," keluh Kornelis Ampe salah satu pemilik rumah saat ditemui POS-KUPANG.COM, di halaman rumahnya.
Kornelis mengatakan, ia bersama keluarga tidak tenang saat tidur, takut rumah mereka tiba-tiba ambruk.
"Awalnya kami mandi, terus kamar wc, lalu kandang ternak. Nah sekarang pelan-pelan ke daur tanah-tanah mulai retak," keluh Kornelis.
Pantauan POS-KUPANG.COM, dampak dari bekas galian dasar hotel tersebut ternyata tidak hanya mengancam rumah warga tetapi juga sebuah jalan setapak yang biasa dilewati warga.
Warga kini enggan melintas di jalan setapak tersebut, sebab kondisinya nyaris ambruk. "itu kalau injak sedikit saja, langsung ambruk," kata Kornelis.
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Ende, Yani Kota, diwawancarai POS-KUPANG.COM, di sela kesibukannya memantau rumah warga mengatakan, ia kwatir dengan keselamatan warga dekat bekas galian tersebut.
Menurutnya, dampak bekas galian hotel tersebut bahkan bisa menganggu fasilitas umum yakni trotoar. "Pemerintah mesti segera atasi," tegas Yani.
Kepada Yani warga mengeluhkan, surat yang dilayangkan warga ke Pemkab sampai saat ini belum direspon.
• YUK Buruan Dapatkan Skin Gratis! Kode Redeem Free Fire Terbaru, Klaim Kode Redeem FF 6 Februari 2021
• Enam Pasien Covid-19 Masih Dirawat di RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua
Yani menegaskan koordinasi dalam urusan penanganan bencana di Kabupaten Ende perlu dibenahi. "Dalam kondisi seperti ini seharusnya sudah ada langkah dari pemerintah," ungkapnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)