Valentine Day
Bagaimana Hukum Merayakan Valentine Day Menurut Islam? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad ( UAS )
Bagaimana Hukum Merayakan Valentine Day Menurut Islam? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad ( UAS )
Bagaimana Hukum Merayakan Valentine Day Menurut Islam? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad ( UAS )
POS-KUPANG.COM - Sebentar lagi Hari Valentine atau Valentine Day atau Hari Kasih Sayang.
Ada berbagai cara dilakukan sebagai bentuk memperingati hari kasih sayang ini.
Hari valentine jatuh pada 14 Februari setiap tahun.
Terang saja moment ini ditunggu-tunggu mereka yang mendewakan cinta.
Terutama para remaja.
Ada yang memperingati valentine day dengan mengirim ucapan Hari Valentine, ada yang mengirim coklat sdebagi simbol kasih sayang.
Pada Hari Kasih Sayang ini, kebanyakan orang akan memberikan hadiah spesial untuk orang terkasih.
Entah itu coklat, bunga, boneka, maupun barang lainnya.
Lalu bagaimana hukum merayakan Valentine Day menurut Islam? Simak penjelasan lengkap Ustaz Abdul Somad atau UAS.
Ustadz Abdul Somad atau UAS mengatakan Valentine Day berangkat dari sejarah atau kisah cinta seseorang bernama Santo Valentino.
“Ada yang namanya Santo Valentino. Dialah yang membebaskan tentara yang sedang bercinta lalu menikahkannya. Maka, akhirnya dia dibunuh, lalu hari kematiannya diperingati sebagai hari Cinta,” kata UAS dalam sebuah cuplikan video di You Tube yang diunggah Amih Hindarsih pada 13 Februari 2019.
Mirisnya kata UAS sejalan dengan waktu, peringatan Valentine kemudian disalahgunakan khususnya bagi remaja.
“Nanti tanggal 14 Februari itu nyatanya hari Zina Internasional,” kata UAS.
Bukan tanpa alasan UAS mengaku adanya fenomena itu di masyarakat.