Bawaslu Sabu Raijua Bersuara Sudah Ingatkan Sebelum Menetapan Calon,Kini Warga AS Jadi Bupati Sabu
Hasil Pilkada Sabu Raijua kini berpolemik panjang. Orient P. Riwu Kore yang berpasangan dengan Thobias Uly yang memenangkan Pilkada Sabu Raijua 2020 l
Lebih lanjut, kata dia, Bawaslu sendiri memang sudah menyelidiki dugaan kewarganegaraan Orient itu sejak awal Januari.
Pihaknya juga sudah mengirimkan surat ke Kedubes AS di Jakarta sejak awal Januari 2021.
"Namun baru ada konfirmasi dari Kedubes AS di Jakarta hari ini (2/2/2021), setelah penetapan bupati terpilih," ungkapnya.
Yugi Tagi juga menilai bahwa apa yang dilakukan oleh Orient adalah pembohongan publik dan mencederai sistem perpolitikan di Indonesia.
Untuk selanjutnya Yugi mengatakan menyerahkan seluruh kasus ini ke KPU dan pemerintah untuk penanganan lebih lanjut.
Hasil pilkada Sabu Raijua
Pasangan Orient Riwu Kore-Thobias Uly dipastikan memenangi Pilkada Sabu Raijua. Calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2 itu mendulang 21.359 suara (48,3 persen) dari total suara sah.
Orient-Thobias unggul atas calon petahana Nikodemus N Rihi Heke-Yohanis Uly Kale yang meraih 13.292 suara (30,1 persen) dan calon independen Takem Irianto Radja Pono-Herman Hegi Radja Haba (Paket TRP-HEGI) yang memperoleh 9.569 suara (21,6 persen).
Perolehan suara Orient-Thobias terpaut 8.067 dengan Nikodemus-Yohanis, sedangkan dengan Takem-Herman terpaut 11.790 suara.
Pasangan yang populer dengan sebutan Paekt IE RAI itu diusung PDIP dan Partai Demokrat. Adapun pasangan Nikodemus Rihi Heke-Yohanis Uly diusung Partai NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Meski calon independen, Paket TRP-HEGI juga mendapat dukungan dari Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Baca Juga: Kakeknya 32 Tahun Kuasai Indonesia Hingga Disebut Tinggalkan Warisan Triliunan, Inilah 5 Cucu Soeharto Penerus Keluarga Cendana, Ada yang Jadi Pembalap Muda
Paket IE RAI menang di lima kecamatan, yaitu Sabu Barat, Sabu Timur, Sabu Liae, Hawu Mehara dan Raijua. Di Kecamatan Sabu Tengah, pasangan Nikodemi-Yohanis unggul.
Demikian data yang dilansir Pos Kupang dari website resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), http:pilkada2020.kpu.go.id, Senin (14/12). Data yang ditampilkan pada menu Hitung Suara adalah data yang hasil foto formulir Model C.
Hasil-KWK yang dikirim oleh KPPS melalui Sirekap, berasal dari 180 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di Sabu Raijua. KPU selesai menginput data khusus Sabu Raijua pada Senin pukul 14.53 WIB.
KPU menegaskan bahwa data yang ditampilkan pada menu Hitung Suara bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara.