Juventus Sayangkan Anggota DPR RI Yang Sebut NTT Tidak Istimewa
politisi fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menyebut provinsi yang dipimpin oleh Viktor Bungtilu Laiskodat itu tidak istimewa.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Juventus Sayangkan Anggota DPR RI Yang Sebut NTT Tidak Istimewa
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kontroversi pernyataan aggota DPR RI soal keistimewaan Provinsi NTT memantik berbagai reaksi publik.
Pernyataan yang disampaikan oleh Anggota komisi V, A Bakri HM dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirjen Cipta Karya dan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) pada Selasa, 26 Januari 2021 lalu disebut mencederai wawasan kebangsaan Indonesia.
Saat itu, politisi asal fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menyebut provinsi yang dipimpin oleh Viktor Bungtilu Laiskodat itu tidak istimewa.
Ia mengatakan, beberapa hari lalu dirinya diajak oleh rekan satu komisinya ke NTT. Menurutnya, NTT tidak ada yang istimewa.
“Saya kemarin diajak teman-teman komisi V (DPR) kunjungan ke NTT. Tidak ada yang istimewa di sana. Paling yang istimewanya komodo saja,” katanya.
Apa yang disampaikan oleh A Bakri HM itu menurut Direktur Prima Institut, Juventus Prima Yoris Kago sebagai sebuah penyelewengan dan sikap tidak hormat terhadap sesama anak bangsa.
Juventus menyayangkan "statemen dangkal" itu harus keluar dari seorang wakil rakyat yang dipilih jutaan orang. Ia menyebut A Bakri HM sebagai orang dengan pengetahuan dan wawasan kebangsaan yang minim.
“Saya dan seluruh warga NTT, sangat menyayangkan, Republik yang kaya akan keindahan alam dan budaya ini punya anggota DPR yang bicaranya asal bunyi. Hal ini juga menunjukan sikap penyelewengan dan ketidakhormatan terhadap sesama anak bangsa,” tegas Ketua Presidium PP PMKRI 2018-2020 itu.
Juventus menilai, sikap yang ditunjukkan oleh A Bakri HM menunjukkan kedangkalan berpikirnya. Indonesia saat ini tidak butuh dewan yang lemah dalam konteks wawasan kebangsaan. Selain itu, menurutnya, apa yang disampaikan menunjukkan sikap arogansi verbal seorang wakil rakyat.
Menurutnya, gambaran NTT sebagai sebuah entitas dan provinsi kepulauan tidak melulu soal Komodo. NTT memiliki begitu banyak magnet keindahan alam dan budaya.
“NTT seperti pulau Flores tidak hanya Komodo yang menjadi daya tarik, ada kelimutu dan banyak lagi di Kabupaten lainnya, di sana ada sejarah perjalanan bangsa yang melahirkan Pancasila dari perenungan Bung Karno di Ende,” ujar tokoh muda NTT kelahiran Maumere tersebut.
Baca juga: Sikap Anggota DPRD NTT Soal Laboratorium PCR : Meski Terlambat Tapi Harus diupayakan
Baca juga: 4 Pelaku Curanmor Dibekuk Tim Jatanras Komodo Satreskrim Polres Mabar
Baca juga: Ibu Hamil Dari Ile Ape Reaktif Rapid Antigen Sempat Kabur Dari RSUD Lewoleba
Baca juga: Dandim Ivan Kembali Pimpin Patroli Gabungan Penerapan Prokes Covid-19 di Pasar Puni Manggarai
Di pulau lain seperti Timor, Lembata, Alor, Sumba, lanjut Juventus, juga memiliki daya tarik keindahan alam yang berlimpah yang justru belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/juventus-prima-yoris-kago.jpg)