Suasana Pelabuhan Ferry Kanatang Setelah Ditutup Pemkab Sumba Timur

Dari depan terlihat pintu gerbang tertutup,baik pintu gerbang utama maupun pintu gerbang menuju dermaga.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Suasana dermaga Penyeberangan Waingapu di Kanatang. Gambar diambil Minggu (31/1/2021). 

Suasana Pelabuhan Ferry Kanatang Setelah ditutup Pemkab Sumba Timur

POS - KUPANG.COM|WAINGAPU -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur melakukan penutupan sementara Pelabuhan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry atau Pelabuhan Ferry Kanatang. Penutupan pelabuhan ini dengan tujuan hendak direhabilitasi.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Minggu (31/1/2021), suasana pelabuhan yang terletak di Kecamatan Kanatang ini sepi. Dari depan terlihat pintu gerbang tertutup,baik pintu gerbang utama maupun pintu gerbang menuju dermaga.

Di pintu gerbang utama nampak terpasang baliho bertuliskan 'Pengumuman, Dermaga Penyeberangan Waingapu Ditutup Sementara'. Baliho ini diikat pada terali pintu gerbang.

Baliho yang sama ditempelkan di depan gedung terminal penumpang.

Selain baliho, ada juga pemberitahuan yang ditempel di jendela gedung terminal penumpang. Pemberitahuan itu ditujukan kepada GM PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Supervisi Waingapu, GM PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Sape Supervisi Waingapu.

Surat pemberitahuan itu ditandatangani oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Timur, Drs. Umbu Tay Hukapati.

Dalam pemberitahuan ini disampaikan bahwa sesuai surat Bupati Sumba Timur Nomor: DISHUB .ST /550/2.409/ XII/2020, tertanggal 7 Desember 2020 perihal penutupan sementara dermaga Penyeberangan Waingapu dan sehubungan akan dilakukan rehabilitasi atau perbaikan pada tahun 2021 secara bertahap, maka disampaikan : 

Pertama, untuk kepentingan perbaikan atau rehabilitasi dermaga Penyeberangan Waingapu yang rusak berat dan tidak layak lagi dioperasikan, maka akan dilakukan penutupan sampai dengan selesainya perbaikan atau rehabilitasi.

Kedua, selama penutupan sementara, semua operasional pelayanan penyeberangan kapal Ferry dari dan ke Waingapu dialihkan ke Pelabuhan Nusantara Waingapu.

Sementara kondisi dermaga, baik jembatannya dan fender (penahan benturan saat kapal sandar). Sementara di landing deck (jalur naik turun kendaraan ) terdapat tumpukan sampah.  Sementara alat penambat masih terlihat bagus.

Nampak ada satu bangunan kecil yang digunakan petugas berada persis di dekat landing deck. Bangunan kecil ini tertutup rapat pintu maupun jendelanya.

Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M. Si  yang dikonfirmasi,  membenarkan adanya penutupan sementara dermaga Penyeberangan Kapal Ferry itu.

Menurut Gidion, penutupan yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat sangat beralasan, karena bangunan dermaga itu sudah tidak layak untuk digunakan.

Baca juga: Anak Mimisan? Jangan Panik Dulu, Kenali Penyebab & Cara Mengatasi Mimisan pada Anak Usia 3-10 Tahun

Baca juga: KUNCI JAWABAN TEMA 6 Kelas 2 Halaman 1 2 3 4 5 6 7 8 Subtema 1 Hewan: Cara Merawat Hewan & Tumbuhan!

Baca juga: BANJIR CUAN, Inilah 5 Shio yang Diprediksi Bakal Beruntung Hari ini Senin 1 Februari 2021

Baca juga: Begini Pengakuan Gadis NTT yang Buat Video Hina Petugas Kesehatan

"Kita tutup sementara karena kalau dipaksakan,  maka kendaraan yang naik turun bisa terjatuh," kata Gidion.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved