Pemkab Manggarai Barat Data Bencana Alam di 12 Kecamatan
Tim BPBD Kabupaten Mabar sudah melakukan pendataan dan pak bupati sudah menginstruksikan kepada semua camat untuk mendata
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Pemkab Manggarai Barat Data Bencana Alam di 12 Kecamatan
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) melakukan pendataan terkait bencana alam yang terjadi di 12 kecamatan di daerah itu, Minggu (31/1/2021).
Hal tersebut disampaikan Plh Sekda Mabar, Ismail Surdi disela penerimaan vaksin Sinovac di Instalasi Farmasi Kabupaten Mabar.
"Tim BPBD Kabupaten Mabar sudah melakukan pendataan dan pak bupati sudah menginstruksikan kepada semua camat untuk mendata semua bencana yang terjadi di wilayah masing-masing," katanya.
Ismail menuturkan, data bencana alam yang ada segera dilaporkan via pesan WhatsApp (WA), dan selanjutnya dilaporkan secara tertulis kepada Pemkab Mabar.
"Dari pengumpulan data yang ada akan kami akan siap tindak lanjuti mana kala ada kebutuhan darurat yang kami harus selesaikan," tegasnya.
Ismail mengakui, beberapa hari terakhir ini terjadi bencana alam di Kabupaten Mabar di antaranya, tanah longsor, pemukiman warga yang terendam air dan pohon yang menimpa rumah warga akibat hujan deras disertai angin kencang.
Sehingga, Pemkab Mabar pun sigap untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan menerjunkan tim dari BPBD Kabupaten Mabar dan instansi terkait.
Beruntung, lanjut Ismail, hingga saat ini dari bencana alam yang terjadi tidak mengakibatkan korban jiwa.
"Di beberapa titik kami sudah lakukan tindakan seperti yang terjadi beberapa hari lalu, kami sudah buka (jalan yang tertutup material karena longsor), di Kecamatan Pacar dan sekarang di Kecamatan Kuwus. Tidak ada korban jiwa, mudah-mudahan tidak ada," katanya.
Sebelumnya, sebanyak 3 rumah di Labuan Bajo tertimpa pohon dalam satu hari, Sabtu (30/1/2021).
Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Mabar, Hans Mboeik mengatakan, rumah-rumah tersebut tertimpa pohon karena hujan lebat disertai angin kencang sejak Sabtu pagi.
"Ada 5 titik pohon yang jatuh dan dari 5 titik itu sebanyak 3 rumah yang tertimpa pohon. Paling parah di satu rumah di Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar," katanya.
Saat ini, Tim Reaksi Cepat BPBD Mabar bersama pihak Pemerintah Desa Gorontalo dan Pemerintah Kecamatan Komodo tengah melakukan pemotongan pohon yang menimpa rumah warga.
Hingga saat ini belum diketahui jumlah kerugian dari masing-masing korban tertimpa pohon.