Permintaan Meningkat, Ini Pesan Perwira Polisi yang Jadi Pendonor Plasma Awal di NTT
Permintaan meningkat, ini pesan perwira polisi yang jadi pendonor plasma awal di NTT
Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
Permintaan meningkat, ini pesan perwira polisi yang jadi pendonor plasma awal di NTT
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Permintaan terhadap donor plasma Convalescent kini tengah meningkat. Banyak permintaan akan donor plasma tersebut bahkan disampaikan melalui media sosial.
Sejatinya donor plasma convalescent telah dilakukan sejak awal kasus Covid-19 "masuk" di NTT. Saat itu, pasien pasien pertama yang terpapar Covid-19 langsung melakukan donor plasma convalescent usai dinyatakan sembuh.
El Asamau, pasien positif Covid-19 pertama di NTT dan lima perwira polisi dari Polda NTT yang sembuh usai menjalani perawatan di RSUD Prof. WZ Johannes dan RS Bhayangkara Titus Uly melakukan donor plasma di UTD PMI Provinsi NTT pada Senin, 18 Mei 2020.
Baca juga: Dua Tersangka Korupsi Jalan Dorarapu-Dokimatawae di Ngada Ditahan untuk Kedua Kalinya
Ipda Rocky Blegur, satu dari enam pendonor plasma convalescent pertama di Provinsi NTT ketika diwawancarai kembali POS-KUPANG.COM terkait fenomena meningkatnya permintaan donor plasma itu mengaku tidak heran .
Pasalnya, plasma convalescent yang didonorkan dapat berguna dan dapat membantu proses penyembuhan pasien positif Covid-19 lainnya.
Baca juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Larantuka
"Ketong (kita) punya tujuan donor plasma untuk kemanusiaan. Ketong membantu orang yang keadaan kritis di rumah sakit jadi ketong membantu memberikan antibodi supaya imun mereka kuat dan cepat sembuh," kata perwira yang berdinas di Polda NTT saat dihubungi, Jumat (29/1).
Ia mengatakan, sesuai dengan pengalamannya, donor plasma convalescent tidak memberikan efek negatif bagi pendonor. Tetapi sama seperti donor darah, melakukan donor plasma juga dapat meningkatkan kesehatan diri.
"Donor itu (plasma convalescent) tidak ada efek negatif. Yang beta (saya) rasakan biasa biasa saja. Sampai sekarang sonde ada rasa efek samping, tetap sehat. Jadi itu aman bagi pendonor," ujar Rocky yang mengaku rutin melakukan donor darah.
Ia mengajak para penyintas Covid-19 atau pasien yang telah sembuh dari Covid-19 untuk tidak takut mendonorkan plasma bagi kesembuhan pasien lain.
"Akhir-akhir ini banyak permintaan untuk donor plasma convalescent. Beta sarankan bagi pasien pasien yang sudah pernah sembuh dari Covid itu bisa membantu, jangan takut," ujar Rocky.
Ia mengatakan, plasma convalescent penting untuk membantu meningkatkan antibodi agar mempercepat kesembuhan pasien. "Ini untuk membantu orang lain dengan plasma convalescent. Karena antibodi sangat penting untuk kesembuhan orang yang sedang sakit," kata dia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )