Mikail Jaka Laki: Penyemprotan Disinfektan untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Mikail Jaka Laki: penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Petugas dari BPBD Kabupaten Sumba Timur melakukan penyemprotan disinfektan di Taman Kota Waingapu, Jumat (29/1/2021). 

POS-KUPANG.COM |WAINGAPU - Kepala Pelaksana BPBD Sumba Timur, Ir. Mikail Jaka Laki saat ditemui di Taman Kota Waingapu mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan ini bertujuan mencegah atau memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumba Timur.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Sumba Timur terus gencar melakukan penyemprotan disinfektan di dalam Kota Waingapu dan sekitarnya. Penyemprotan juga dilakukan di rumah tempat domisili pasien positif Covid-19.

Baca juga: Pemprov Bantu Hidro Oxy Wagub Josef Sidak Empat Rumah Sakit

Pantauan POS-KUPANG.COM, Jumat (29/1/2021), penyemprotan ini dilakukan di sepanjang pertokoan di Kota Waingapu, Taman Kota Waingapu. Penyemprotan juga dilakukan di kompleks perkantoran atau sekolah yang ada di sekitar jalan.

Petugas yang melakukan penyemprotan mengenakan pakaian pelindung diri atau APD. Sementara pada satu unit kendaraan mengikuti dengan membawa cairan disinfektan.

Baca juga: Generator Oksigen Rusak

Nampak hadir langsung dalam kegiatan ini, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Timur, Ir. Mikail Jaka Laki , Kepala Seksi Logistik dan Kedaruratan, Simon Petrus dan beberapa staf.

Kepala Pelaksana BPBD Sumba Timur, Ir. Mikail Jaka Laki saat ditemui di Taman Kota Waingapu mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan ini bertujuan mencegah atau memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumba Timur.

Menurut Mikail, kasus positif Covid-19 di Sumba Timur beberapa waktu lalu melonjak tajam dan saat ini mulai berkurang. Namun, pihaknya tetap melaksanakan penyemprotan disinfektan.

"Kami saat ini fokus melakukan penyemprotan disinfektan di titik rawan dan juga di rumah warga yang terdampak Covid-19. Cara ini adalah salah satu uoaya yang bisa kita lakukan juga untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ," kata Mikail.

Didampingi Kepala Seksi Logistik dan Kedaruratan, Simon Petrus, Mikail menjelaskan, penyemprotan disinfektan itu diprioritaskan di kediaman atau tempat domisili pasien positif Covid-19, sehingga lingkungan sekitar pasien Covid-19 terasa aman dan tidak terjadi penyebaran Covid-19.

Untuk diketahui, total kasus positif Covid-19 sampai saat ini sebanyak 243 kasus.

Dari total kasus tersebut, ada 11 kasus meninggal dunia, 156 kasus sembuh dan 76 masih dalam perawatan.

Total sampel yang dikirim untuk diperiksa secara PCR maupun TCM sebanyak 2.369 sampel swab Hasil pemeriksaan sampel itu, 1.968 sampel negatif, 397 sampel terkonfirmasi positif dan 94 sampel belum ada hasil. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved