Breaking News:

Sebut Natalius Pigai 'Cengeng' Denny Siregar Tulis Komentar Menohok Ini, Bandingkan dengan Ahok BTP

Sebut Natalius Pigai 'Cengeng' Denny Siregar Tulis Komentar Menohok Ini, Bandingkan dengan Ahok BTP

Tribunnews.com
Sebut Natalius Pigai 'Cengeng' Denny Siregar Tulis Komentar Menohok Ini, Bandingkan dengan Ahok BTP 

POS-KUPANG.COM - Sebut Natalius Pigai 'Cengeng' Denny Siregar Tulis Komentar Menohok Ini, Bandingkan dengan Ahok BTP

Denny Siregar membandingkan kasus Ahok dengan Natalius Pigai.

Denny Siregar mengatakan jika Natalius Pigai merasa jadi korban rasisme, semestinya lapor ke Divisi Humas Polri.

Baca juga: Nikita Mirzani Disebut Kalah Kaya dari Pacar Dipo Latief, Nikita Cuek: Bodoh Amat, Gue Nggak Peduli!

Baca juga: LENGKAP Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 Halaman SD 129 131 133: Sayembara Desain Maket Masjid Istiqlal

Baca juga: TERBARU! Kode Redeem ML Hari ini Rabu 27 Januari 2021, Tukar Kode Redeem Mobile Legends

Hal tersebut seperti dilansir TRIBUN-TIMUR.COM melalui postingan Denny Siregar di akun Twitter @Dennysiregar7.

"Kalau merasa jadi korban rasisme, laporkan ke @DivHumas_Polri pasti diproses..

Lha kok lapornya ke Menhan Amerika ? (emoji)," tulis Denny Siregar, Senin (25/1/2021) 4.43 sore.

Cuitan tersebut disertai link artikel berita terkait Natalius Pigai "lapor' ke Menhan AS.

Lapor yang dimaksud adalah cuitan melalui akun Twitter @NataliusPigai2.

“I am proud of you, mr @LloydAustin black African American most powerful gentlement in the world. We have been on fire againt Indonesian Colective (state) Racism to black African Melanesian (Papuan) more then 50 years. Torture, killing & slow motion genocide. We need attention,” tulis Natalius Pigai, 24/1/2021 pukul 10.43 pagi.

(Aku bangga padamu, mr @LloydAustin orang kulit hitam Afrika-Amerika paling kuat di dunia. Kami telah melawan rasisme kolektif (negara) Indonesia terhadap orang kulit hitam Melanesia Afrika (Papua) lebih dari 50 tahun. Penyiksaan, pembunuhan & genosida gerakan lambat. Kami butuh perhatian)

Halaman
1234
Editor: maria anitoda
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved