Satu Pasien Covid-19 Asal SBD Meninggal Dunia di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu

menambah jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Sumba Timur. Saat ini jumlah kasus meninggal dunia mencapai 11 kasus.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Plh. Kepala  Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Tinus Ndjurumbaha,  S.KM  dan Kabid P2P, Jonker H.A. Telnoni, S.KM saat memberi keterangan kepada wartawan, Jumat (22/1/2021). 

Satu Pasien Covid-19 Asal SBD Meninggal Dunia di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Satu pasien positif Covid-19 asal Sumba Barat Daya (SBD) meninggal dunia di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu. Pasien ini telah dimakamkan di Sumba Timur  secara protokol kesehatan.

Informasi yang diperoleh Sabtu (23/1/2021) menyebutkan, ada tambahan satu pasien positif Covid-19 meninggal dunia di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu pada Kamis (21/1/2021) malam.

Pasien yang mengantongi KTP Kabupaten Sumba Barat Daya yang meninggal tersebut selama ini menjalani perawatan rutin di RS Kristen Lindimara Waingapu.

Ketika menjalani perawatan se.oat diperiksa atau dites dengan rapid test Antigen dan terkonfirmasi positif Covid-19. Karena hasil rapid positif, maka pasien itu dirujuk ke RSUD Umbu Rara Meha Waingapu pada Rabu (20/1/2021) dan meninggal pada Kamis (21/1/2021) malam.

Adanya kasus meninggal dunia ini, menambah jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Sumba Timur. Saat ini jumlah kasus meninggal dunia mencapai 11 kasus.

Selain itu pada Jumat (22/1/2021) terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di Sumba Timur sebanyak empat kasus. Keempat kasus itu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium secara Tes Cepat Molekuler (TCM) di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu. Empat kasus ini berasal dari Kecamatan Kota Waingapu dua kasus dan dua kasus lainnya dari Kecamatan Kambera.

Total kasus positif Covid-19 di Sumba Timur saat ini mencapai 237 kasus dengan rincian 11 kasus meninggal dunia, 72 kasus sembuh dan 154 dalam perawatan.

Plh. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur , Tinus Ndjurumbaha, S.KM mengatakan, pentingnya pemahaman masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan sehingga dengan disiplin protokol kesehatan, maka dapat menekan angka kasus Covid-19 di Sumba Timur.

Baca juga: Hadir dalam Pleno Penetapan, Bupati Paulus Soliwoa : Bangga Pilkada Ngada Berjalan Demokratis

Baca juga: Golkar Dorong Andreas Paru & Raymundus Bena Terapkan Pemerintahan Terbuka dan Partisipatif di Ngada

Baca juga: Begini Tanggapan Waket DPRD TTU Saat Pimpin Rapat Paripurna

"Kita ingat terus supaya protokol kesehatan ini jadi tradisi atau kebiasaan baru. Pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak penting kita terapkan," kata Tinus.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved