Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

SRIWIJAYA AIR JATUH: Cucu Belum Teridentifikasi, Ini Jenazah Satu Keluarga SJ 182 Teridentifikasi

Jenazah anggota keluarga Toni Ismail hampir lengkap Keluarga besar yang pergi menggunakan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 itu hampir

Editor: Ferry Ndoen
Istimewa
Dayu dan Srita bersama Ardi kakak Mia, mengiringi peti jenazah Pramugari Mia Tresetyani Wadu (23) saat tiba di rumah duka Jalan Tukad Gangga, Gang Tirta Gangga, Panjer, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Rabu 20 Januari 2021. Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Dayu dan Srita Iringi Jasad Mia Wadu Pramugari Sriwijaya Air: Kita Bercita-cita Menjadi Cabin Crew, https://manado.tribunnews.com/2021/01/21/dayu-dan-srita-iringi-jasad-mia-wadu-pramugari-sriwijaya-air-kita-bercita-cita-menjadi-cabin-crew?page=4. Editor: Gryfid Talumedun 

POS KUPANG.COM--- - Jenazah anggota keluarga Toni Ismail hampir lengkap.

Keluarga besar yang pergi menggunakan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 itu hampir teridentifikasi seluruhnya.

Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Polri Kombes dr Ratna mengatakan, pada Rabu (20/1/2021) pihaknya berhasil mengidentifikasi tiga penumpang Sriwijaya Air.

Ketiganya adalah Yulian Andika (33), Ratih Windania (33), dan Teofilus Lau Ura (22).

Satu korban atas nama Ratih Windania teridentifikasi sebagai putri dari Toni Ismail yang masuk dalam manifes SJ 182.

Ratih teridentifikasi lewat jenazah ibunya yang juga jadi korban dari kecelakaan maut tersebut.

Petugas memeriksa kantong jenazah berisi bagian tubuh korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021).
Petugas memeriksa kantong jenazah berisi bagian tubuh korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di Dermaga JICT, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021). ((Tribunnews/Irwan Rismawan))

Ibunda Ratih, Rahmawati, sudah terlebih dahulu teridentifikasi pada Jumat (15/1/2021) pekan lalu.

Rahmawati teridentifikasi cocok dengan DNA anak laki-lakinya yang tidak ikut dalam penerbangan tersebut.

"DNA dari jenazah Ratih Windania kami cocokan dengan jenazah Rahmawati yang sudah teridentifikasi dan hasilnya cocok," terang Ratna di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (20/1/2021).

Sehingga, kata Ratna, saat ini dari satu keluarga itu tinggal cucu Toni Ismail yang belum teridentifikasi.

Pada Jumat (15/1/2021) lalu, tim DVI RS Polri Kramat Jati mengidentifikasi dua korban yang memiliki hubungan keluarga.

Kedua korban itu merupakan pasangan suami istri.

Dayu dan Srita bersama Ardi kakak Mia, mengiringi peti jenazah Pramugari Mia Tresetyani Wadu (23) saat tiba di rumah duka Jalan Tukad Gangga, Gang Tirta Gangga, Panjer, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Rabu 20 Januari 2021. 


Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Dayu dan Srita Iringi Jasad Mia Wadu Pramugari Sriwijaya Air: Kita Bercita-cita Menjadi Cabin Crew, https://manado.tribunnews.com/2021/01/21/dayu-dan-srita-iringi-jasad-mia-wadu-pramugari-sriwijaya-air-kita-bercita-cita-menjadi-cabin-crew?page=4.

Editor: Gryfid Talumedun
Dayu dan Srita bersama Ardi kakak Mia, mengiringi peti jenazah Pramugari Mia Tresetyani Wadu (23) saat tiba di rumah duka Jalan Tukad Gangga, Gang Tirta Gangga, Panjer, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Rabu 20 Januari 2021. Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Dayu dan Srita Iringi Jasad Mia Wadu Pramugari Sriwijaya Air: Kita Bercita-cita Menjadi Cabin Crew, https://manado.tribunnews.com/2021/01/21/dayu-dan-srita-iringi-jasad-mia-wadu-pramugari-sriwijaya-air-kita-bercita-cita-menjadi-cabin-crew?page=4. Editor: Gryfid Talumedun (Istimewa)

Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Polri Kombes dr Ratna mengatakan, satu korban atas nama Rahmawati dinyatakan cocok dengan DNA anaknya, yang sudah memberikan data antemortem di RS Polri Kramat Jati.

Dalam data manifes penerbangan, Rahmawati menggunakan pesawat yang sama berangkat dengan keluarganya.

Ia berangkat dengan suaminya Toni Ismail, anaknya, dan cucunya.

Tim gabungan penyelam Basarnas kembali menemukan body part atau potongan tubuh manusia di lokasi tempat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
Tim gabungan penyelam Basarnas kembali menemukan body part atau potongan tubuh manusia di lokasi tempat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)
Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved