Breaking News:

PLN dan BRI Sediakan Layanan Electrifying Agriculture Dorong Petani Makin Produktif

Guna mendorong peningkatan produktivitas pelaku usaha di Sektor Pertanian, PLN melalui program electrifying agriculture

Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PLN NTT
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Penyediaan Layanan Perbankan untuk Mendukung Electrifying Agriculture yang dilakukan secara daring oleh Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril dan Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI, Agus Noorsanto, Selasa (19/1/2020). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Guna mendorong peningkatan produktivitas pelaku usaha di Sektor Pertanian, PLN melalui program electrifying agriculture memberikan kemudahan untuk mendapatkan akses listrik.

Memulai awal tahun ini, PLN bersama Bank BRI melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Penyediaan Layanan Perbankan untuk Mendukung Electrifying Agriculture yang dilakukan secara daring oleh Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril dan Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI, Agus Noorsanto, Selasa (19/1/2020).

"Penggunaan listrik untuk pompa memberi penghematan biaya operasional petani hingga 60 persen. PLN akan terus meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau, dan andal untuk masyarakat indonesia, khususnya di sektor pertanian. Sebab sektor pertanian merupakan salah satu sektor besar penggerak perekonomian negara," ungkap Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril seperti tertulis dalam rilis PLN yang diterima POS-KUPANG.COM, Rabu (20/1/2020).

Baca juga: IPMASTIM Kupang Kawal Proses Hukum Kasus Natalia Manek

Ia menjelaskan, PLN dan Bank BRI berkomitmen untuk mendukung program electrifying agriculture melalui penyediaan layanan perbankan berupa pembiayaan bagi para pelanggan atau calon pelanggan yang akan digunakan untuk dapat berpartisipasi dalam program electrifying agriculture dari PLN, sosialisasi dan pemasaran bersama, dan pertukaran data dan informasi untuk mendukung program electrifying agriculture. Selain itu, kerjasama ini merupakan pemanfaatan kemampuan, pengalaman, sumber daya dan fungsi yang dimiliki oleh PLN dan Bank BRI guna mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, dan daya saing usaha tani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

"Kami bersinergi dengan pemerintah, pelaku usaha tani dan stakeholder lain dalam memperluas dukungan listrik untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi para pelaku usaha tani melalui penggunaan energi yang ramah lingkungan. Melalu sinergi BUMN ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha di bidang pertanian dan dapat memperkuat kembali perekonomian nasional," sambungnya.

Baca juga: KPU Sumba Barat Tunggu Putusan MK Tetapkan Pemenang Pilkada

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI, Agus Noorsanto menambahkan, sektor pertanian merupakan sektor yang diharapkan dapat tumbuh disaat pandemi. "Bagi kami program electrifying agriculture ini merupakan hal yang sangat tepat dan kami menyambut baik adanya sinergi antara PLN dan BRI. Kami dari BRI siap melaksanakan program ini dengan baik agar segera mengakselerasi program ini," tambahnya.

Program electrifying agriculture merupakan bagian dari semangat transformasi PLN pilar Customer Focus dan Innovative dalam meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau dan andal untuk masyarakat indonesia tak hanya di sektor pertanian, melainkan di sektor lain seperti sektor perikanan, perkebunan dan peternakan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved