Waspada Bencana Alam - BPBD Sumba Timur Siaga Pantau Wilayah Rawan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Sumba Timur tetap siaga dalam memantau wilayah - wilayah yang rawan bencana
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Sumba Timur tetap siaga dalam memantau wilayah - wilayah yang rawan bencana. Bencana alam yang berpotensi terjadi adalah banjir dan longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumba Timur, Ir. Mikail Jaka Laki menyampaikan hal ini Selasa (19/1/2021).
Menurut Mikail, sesuai dengan informasi dari BMKG bahwa mulai akhir Desember 2020 hingga awal tahun 2021 curah hujan akan tinggi.
Baca juga: Bupati Keluarkan Instruksi KBM Pada Satuan Pendidikan di Matim Sistem BDR
"Kita tetap siaga sambil memantau perkembangan cuaca terutama hujan. Kondisi ini tentu akan menimbulkan beberapa bencana, terutama longsor dan banjir. Terutama masyarakat yang ada di Daerah Aliran Sungai (DAS), perlu diwaspadai," kata Mikail.
Dijelaskan, jika memasuki musim hujan, maka potensi bencana alam yang selalu terjadi di Sumba Timur adalah banjir dan longsor, selain bencana akibat angin kencang.
Baca juga: Kasus Suspek Covid-19 di Sumba Timur Tersebar di Empat Kecamatan, Apa Saja?
Bahkan, lanjuti, kerja rapat koordinasi lintas sektoral beberapa waktu lalu, dirinya sudah menyampaikan soal pentingnya kewaspadaan masyarakat dan juga proses mitigasi.
"Apabila curah hujan sangat tinggi maka akan menjadi tantangan besar bagi kita. Karena itu, kami juga telah keluarkan surat ke kecamatan dan di kawasan rawan dan padat pemukiman untuk waspada," katanya.
Mikail mengatakan, khusus di wilayah - wilayah DAS, masyarakat perlu waspada karena apabila curah hujan tinggi, maka akan memicu banjir dan air meluap.
"Kita perlu antisipasi memang, jangan sampai bisa berakibat fatal bagi masyarakat," ujarnya.
Terkait bencana yang sering terjadi, ia mengakui, hampir setiap tahun bahaya longsoran.
"Saat ini kita siaga dan terus berkoordinasi dengan lintas sektor, terutama Dinas PUPR agar selalu siaga alat berat," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)