Jumat, 17 April 2026

Kadis Kesehatan Kabupaten Mabar Sembuh Dari Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dinyatakan sembuh dari Covid-19

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Yohanes Johan, Amd saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/10/2020). 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Demikian disampaikan oleh Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Mabar Yohanes Johan, A.Md saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/1/2021) siang. "Iya, pak kadis sudah sembuh," ungkapnya.

Diakuinya, Kadis Kesehatan saat ini masih menjalani proses pemulihan di kediamannya, pasca terkonfirmasi positif Covid-19 pada Minggu (10/1/2021) lalu.

Baca juga: Yayasan Pijar Timur Indonesia Targetkan 22 Desa di Malaka Terapkan Program STBM-MHM

"Mungkin dalam 1-2 hari sudah mulai berkantor kembali," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas (kadis) Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Paulus Mami dilaporkan positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19), Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Sempat Terpapar Covid-19, Kondisi Kesehatan Lima Hakim Pengadilan Atambua Membaik

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Yohanes Johan, A.Md.

"Benar (positif Covid-19)," kata Yohanes Johan saat dihubungi per telepon pada Minggu malam.

Yohanes Johan menuturkan, pimpinnya selama beberapa waktu terakhir tidak melakukan perjalanan.

Paulus Mami terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan Tes Cepat Molekuler (TCM) yang dilakukan di RSUD Komodo Labuan Bajo.

"Iya, merupakan kluster lokal," ungkapnya.

Diakuinya, Kadis Kesehatan, Paulus Mami sempat menghubunginya pada Kamis (7/1/2021) lalu dan mengeluh menderita sakit pilek dan kemampuan indera penciumannya yang berkurang.

Saat ini, Paulus Mami menjalani isolasi di RSUD Komodo Labuan Bajo bersama sejumlah pasien positif Covid-19 lainnya.

Pihaknya juga akan melakukan tracing terhadap kerabat dan semua orang yang pernah melakukan kontak dengan kadis kesehatan.

Lebih lanjut, pada Senin (11/1/2021), pihaknya bersama Sekertaris Dinas Kesehatan Mabar akan melakukan rapat terbatas.

Selanjutnya, para staf Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar direncanakan akan menjalani swab antigen.

"Jika tabung PCR mencukupi maka akan dilakukan swab PCR, sehingga cepat dikirimkan ke pusat, karena stok TCM kita terbatas juga saat ini," paparnya.

Gedung Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, lanjut dia, akan disemprot dengan cairan desinfektan guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Kami juga akan menerapkan WFH (work from home) selama 2 hari setelah kantor tersebut disterilkan. Jadi erhitung mulai lusa WFH itu," paparnya.

Diketahui, Kadis Kesehatan Kabupaten Mabar merupakan kepala OPD kedua yang terpapar Covid-19, setelah sebelumnya Kadis PUPR Kabupaten Mabar, Ovan Adu, terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan Tes Cepat Molekuler (TCM) pada Jumat (11/12/2020) lalu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved