Kamis, 21 Mei 2026

Sumba Timur Terkini

Pemkab Sumba Timur Bentuk dan Sosialisasikan Tim Tanggap Insiden Siber

Pembentukan tim TTIS ini dilakukan untuk mengawasi kerawanan dan ancaman siber yang mencakup prosedur serta sistem pencegahan

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/IRFAN BUDIMAN
Sekda Sumba Timur Umbu Ngadu Ndamu, Kepala Dinas Kominfo Rambu Awang berpose bersama perwakilan tim intel dari kejaksaan, kepolisian, TNI dan tim TTIS Kominfo. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Sumba Timur mengelar sosialisasi penanganan insiden siber oleh Tim Tanggap Insiden Siber
  • Pembentukan tim TTIS ini dilakukan untuk mengawasi kerawanan dan ancaman siber yang mencakup prosedur serta sistem pencegahan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU – Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, NTT melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah membentuk tim dan menggelar sosialisasi  penanganan insiden siber oleh Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) pada Kamis (16/4/2026).

Sosialisasi tentang pengamanan penyelenggaraan sistem elektronik oleh TTIS di lingkungan pemerintah kabupaten ini diklaim sebagai yang pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pembentukan tim TTIS ini dilakukan untuk mengawasi kerawanan dan ancaman siber yang mencakup prosedur serta sistem pencegahan, penanggulangan dan pemulihan terhadap serangan yang dapat menimbulkan gangguan, kegagalan dan kerugian.

Sosialisasi TTIS ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu.

Hadir juga Direktur Keamanan Siber dan Pemerintah Daerah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Danang Jaya bersama perwakilan tim teknis yang membawakan materi tentang tugas pokok tim TTIS di kabupaten.

Kegiatan di Kantor Kominfo ini turut dihadiri tim intel kejaksaan, kepolisian dan TNI serta perwakilan sejumlah perangkat daerah.

Kepala Dinas Kominfo, Rambu Naha Ana Awang mengatakan, sosialisasi yang dilaksanakan tersebut berfokus pada tim TTIS. Tim inilah yang selanjutnya akan mengampanyekan hingga ke tingkat perangkat daerah, kecamatan sampai ke desa.

Hal ini dilakukan agar para pemangku kepentingan memiliki pemahaman tentang cara melindungi informasi penting, termasuk memulihkan data yang hilang, rusak akibat malware atau kerusakan perangkat keras.

Baca juga: DPRD Sumba Timur Larang Pengiriman Ternak ke Luar Daerah

“Ini penting untuk memahami backup data. Ketika ada insiden siber mereka harus lapor ke kami, ke tim TTIS,” ujarnya kepada Pos Kupang.

Ia mengatakan, dengan terbentuknya TTIS di Kominfo, diharapkan organisasi perangkat daerah dan masyarakat dengan cepat melaporkan jika menemukan adanya insiden siber.

“Jika tidak bisa diselesaikan (Kominfo) maka itu akan ditindaklanjuti ke TTIS sektoral dalam hal ini BSSN,” kata Rambu Awang.

Sekda Umbu Ngadu Ndamu mengatakan, dalam era digital saat ini, keamanan informasi dan persandian menjadi aspek yang sangat krusial dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Ancaman terhadap kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi, kata dia, semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

“Hampir seluruh layanan publik kita kini berbasis elektronik. Di satu sisi meningkatkan efisiensi, namun di sisi lain membuka celah ancaman keamanan siber yang semakin nyata dan kompleks,” katanya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved