Selasa, 9 Juni 2026

Indonesia Juara Thailand Open 2021 Greysia/Apriyani Menangis

GANDA putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, berhasil memberi gelar kepada Indonesia untuk kali pertama pada tahun 2021

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
badmintonindonesia
Apriyani rahayu/Greysia Polii. Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu melangkah mulus ke babak II turnamen bulutangkis Thailand Open 2021 di Impact Arena, Bangkok, Rabu (13/1/2021). 

POS-KUPANG.COM - GANDA putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, berhasil memberi gelar kepada Indonesia untuk kali pertama pada tahun 2021. Greysia/Apriyani sukses naik podium utama Thailand Open 2021 sektor ganda putri usai mengalahkan wakil tuan rumah, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai.

Duel Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai digelar di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (17/1) sore WIB.

Greysia/Apriyani menang dengan dua gim langsung, 21-15, 21-13 dalam pertandingan berdurasi 51 menit.

Baca juga: Kasus di Desa Boen Jadi Pembelajaran Buat para Kades se-Malaka

Kemenangan tersebut sedikit mengobati luka Indonesia di sektor ganda campuran mengingat pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal juara.

Greysia/Apriyani mengawali pertandingan dengan melakukan kesalahan. Bola yang dia pukul terlalu keras dan keluar. Namun, mereka mampu membalasnya dengan smash keras yang menghujam tubuh lawan.

Baca juga: Marshanda: Pria Dominan

Usai seri 1-1, pertandingan semakin memanas. Kedua pasangan saling kejar-mengejar angka dan saling menyerang. Kejar-mengejar angka dan saling berganti memimpin terjadi hingga skor 6-6.

Setelah itu, Greysia/Apriyani berhasil memimpin dengan jarak dua angka 8-6. Tetapi, dua kesalahan Greysia/Apriyani membuat pertandingan kembali imbang 8-8. Wakil Indonesia, Greysia/Apriyani berhasil mengamankan interval gim pertama dengan memimpin 11-9.

Selepas interval, mereka semakin rajin untuk menyerang. Hasilnya, Greysia/Apriyani memperlebar keunggulan hingga 17-10. Smash, permainan depan net, dan bola silang ganda putri Indonesia itu membuat wakil tuan rumah, Kititharakul/Prajongjai, kesulitan.

Selain pertahanan Kititharakul/Prajongjai cukup rapuh, mereka juga kerap melakukan kesalahan sendiri. Memasuki angka-angka krusial, Greysia/Apriyani "menghabisi" tenaga Prajongjai dengan memberi bola kepadanya di belakang berulang-ulang hingga rally sepanjang 65 pukulan.

Greysia/Apriyani mulai menemukan celah lawan dengan penempatan bola dan membuat lawan terpontang-panting ke kanan lalu ke kiri. Skema tersebut cukup mumpuni, Greysia/Apriyani berhasil memimpin 19-12.

Sempat dikejar, Greysia/Apriyani berhasil mengakhiri gim pertama dengan skor 21-15. Memasuki gim kedua, performa ganda putri Tanah Air semakin percaya diri. Permainan mereka masih sama seperti dengan akhir gim pertama, penempatan bola di ruang kosong dan membuat lawan kerepotan.

Mereka langsung tancap gas dengan unggul jauh lima poin tanpa balas. Permainan mereka masih sama seperti dengan akhir gim pertama, penempatan bola di ruang kosong dan membuat lawan kerepotan.

Mereka langsung tancap gas dengan unggul jauh lima poin tanpa balas. Strategi tersebut kian membuahkan hasil mengingat mereka unggul ketika jeda gim kedua dengan skor telak 11-2. Selepas jeda, Greysia/Apriyani sempat kecolongan. Tetapi, mereka bisa kembali memimpin dengan skor 16-5. Tempo permainan kian melambat lantaran Greysia/Apriyani tak banyak menyerang. Mereka lebih sering memberi bola kepada lawan untuk melakukan smash.

Meski tak tampil menyerang, pasangan Indonesia itu sukses membuat wakil Thailand kebingungan. Kititharakul/Prajongjai bahkan langsung terkejut ketika Greysia Polii merangsek ke depan untuk melakukan penyerangan. Kititharakul/Prajongjai sejatinya berhasil mengejar hingga 13-20. Namun, Greysia/Apriyani berhasil mengakhiri gim kedua dan berhak menjadi juara dengan skor akhir 21-13.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu, menangis sampai tidak bisa berkata-kata seusai memastikan gelar juara Thailand Open 2021. Keduanya tampil solid dan berhasil menang straight game dengan skor 21-15 dan 21-12 dalam kurun waktu 52 menit. Kemenangan itu membuat Greysia/Apriyani memperlebar keunggulan rekor pertemuan atas Jongkolphan/Kititharakul menjadi 5-1. Tidak hanya itu, kemenangan kali ini juga mengakhiri penatian Greysia/Apriyani untuk meraih gelar juara turnamen BWF Super 1000.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved