Timor Leste
Terungkap Fakta Dibalik Lepasnya Timor Leste dari Indonesia, Politisi Malaysia Salahkan BJ Habibie?
Terungkap Fakta Dibalik Lepasnya Timor Leste dari Indonesia, Politisi Malaysia Salahkan BJ Habibie?
POS-KUPANG.COM- Terungkap Fakta Dibalik Lepasnya Timor Leste dari Indonesia, Politisi Malaysia Salahkan BJ Habibie?
Politisi Malaysia Ini Ungkap Dibalik Lepasnya Timor Leste dari Indonesia, Nilai Jelek Presiden BJ Habibie
Malaysia, dikenal sebagai negara yang kerap bersaing dengan Indonesia.
Baca juga: 10 Fakta-fakta Revolusi Bunga Anyelir Portugal, Sebuah Kudeta Militer Tahun 1974, Apa Saja?
Baca juga: Pasien Terkonfirmasi Positif Corona di TTS Terus Meningkat, 37 Kasus
Baca juga: Sumba Timur dapat Alokasi 2.440 Dosis Vaksin Covid-19
Negeri Jiran merupakan rival, atau bisa disebut musuh bebuyutan bagi bangsa Indonesia sejak dulu kala.
Seperti peristiwa yang terjadi pada tahun 1960-an, dimana ketegangan kedua negara nyaris membuat Bung Karno marah hingga menyerukan sebuah kalimat ganyang Malaysia.
Selain itu dalam beberapa kasus, Malaysia juga tak jarang membuat klaim seperti mengambil budaya Indonesia, hingga pulau milik Indonesia.
Baca juga: Nama Lesty Kejora Tersingkir, Inilah 17 Nominasi Wanita Tercantik 2020 Versi Asli, Ayu Ting Ting?
Hal itu membuat publik Indonesia ikut melontarkan umpatan pada negeri Malaysia. Terlebih politisinya tak jarang melontarkan kritikan pedas untuk RI.
Misalnya ketika Timor Leste lepas dari Indonesia setelah referendum 1999.
Menurut New Mandala, mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainuddin Zam Maidin, pernah mencemooh Indonesia karena gagal mempertahankan Timor Leste.
Dia juga melontarkan ejekan kepada Presiden BJ Habibie, yang kala itu menjadi pemimpin.
Ia menuding Habibie sengaja ingin membubarkan Indonesia.
Zam Maidin mengatakan, Habibie sebagai Presiden Reformasi telah gagal total, kaena membiarkan Timor Timur merdeka di tahun 2002.
Seperti diketahui, Timo Timur pernah dianeksasi secara paksa kemudian dijadikan provinsi Indonesia ke-27 pada Desember 1975.
Usai kepergian Portugis dari Timor Timur sekarang Timor Leste, Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger, memerintahkan invasi Timor Timur.