Kisah Suami di Belu Menguatkan Sang Istri yang Positif Rapid Antigen 

kisah pasangan suami istri berinisial MP dan TG, warga Kota Atambua Kabupaten Belu, Provinsi NTT.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Shutterstock)
Lihat Foto Ilustrasi rapid test virus corona 

"Yang buat kita stres itu aktivitas anak-anak kita batasi untuk jaga tetangga. Kita larang tidak boleh keluar dan main dengan teman-teman. Disitu mereka stres", ujar MP.

MP menambahkan, selain mentaati protokol kesehatan dan arahan dari petugas, MP juga menerapkan beberapa tips-tips pencegahan Covid-19 yang didapat dari teman-teman termasuk rekan kerjanya. 

Baca juga: Begini Alasannya, Ibu Hamil Bukan Kelompok Utama Penerima Vaksin Covid-19 

Baca juga:  Amerika Serikat Akan Tantang China di Laut China Selatan, Perang Dunia III Dikhawatirkan Meletus

Ditanya soal penanganan dari Gugus Tugas, MP mengaku belum ada. Mereka hanya diarahkan untuk karantina mandiri. Pengotrolan medis dari tenaga kesehatan yang merupakan bagian dari tugas gugus Covid-19 belum dilakukan. Istrinya sempat mendapat bantuan dari rekan kerja istrinya berupa susu, vitamin dan telur ayam yang diberikan siang tadi. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas). 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved