Breaking News:

Berita Kupang Terkini

Patuhi Perintah Partai, FPDIP DPRD Kupang Keluar dari Koalisi

lasan utama mengapa Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) DPRD Kabupaten Kupang mengambil sikap politik oposisi dengan Pemerintah Kabu

foto : Edy Hayong.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Kupang, Johanes Mase. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM I KUPANG-Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD Kupang mengambil sikap resmi untuk keluar dari koalisi bersama partai-partai yang sebelumnya mendukung kepemimpinan Bupati Kupang, Korinus Masneno dan Wabup, Jerry Manafe.

Sikap politik ini diambil untuk menjadi oposisi sebagai bentuk kepatuhan pada perintah partai. Fraksi ini menjadi penyeimbang dalam mengkritisi segala kebijakan pemerintah daerah jika dipandang tidak sesuai regulasi dan kepentingan seluruh masyarakat.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Kupang, Johanes Mase menyampaikan ini kepada Wartawan di Gedung DPRD Kabupaten Kupang belum lama ini.

Dikatakan Anis Mase, alasan utama mengapa Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) DPRD Kabupaten Kupang mengambil sikap politik oposisi dengan Pemerintah Kabupaten Kupang tentu dengan pertimbangan yang rasional.

Anis lalu membeberkan alasan mengapa PDIP memilih sikap oposisi dengan pemerintah dibawah pimpinan Bupati Kupang Korinus Masneno dan Wakil Bupati Jerry Manafe.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kupang ini, keputusan politik yang diambil merupakan keputusan partai untuk keluar dari koalisi besar yang terbentuk sebelum pemilihan Alat Kelengkapan Dewan.

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Kupang memilih jalan sendiri menjadi penyeimbang pemerintah. Sikap F-PDIP jelas menjadi penyeimbang mengkritisi segala kebijakan pemerintah daerah jika dipandang tidak sesuai regulasi dan kepentingan seluruh masyarakat.

 "Pemerintah kalau salah kita tegur, kalau benar kita dukung," katanya.

F-PDIP memandang bahwa tidak ada faedahnya berkoalisi dengan pemerintah jika segala kebijakan publik yang diambil pemerintah tidak pernah ada koordinasi dengan partai koalisi pemerintah. Keputusan pemerintah diambil sendiri tanpa memikirkan kehadiran partai koalisi.

Halaman
12
Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved