Breaking News:

Gilanya Harun Yahya, Punya 1000 Pacar dan Suka Berhubungan Intim dengan Cara Mengerikan Ini

Gilanya Harun Yahya, Punya 1000 Pacar, Berhubungan Intim dengan Cara Mengerikan Ini, Dipenjara 10 Abad

istimewa
Gilanya Harun Yahya, Punya 1000 Pacar, Berhubungan Intim dengan Cara Mengerikan Ini, Dipenjara 10 Abad 

POS-KUPANG.COM -  Gilanya Harun Yahya, Punya 1000 Pacar, Berhubungan Intim dengan Cara Mengerikan Ini, Dipenjara 10 Abad

Belakangan sebuah kasus cukup heboh terjadi di Turki, seorang pemimpin sekte terkenal Harun Yahya dihukum 1.075 tahun penjara.

 Harun Yahya, alias Adnan Oktar diyatakan bersalah atas 10 dakwaan menurut laporan Daily Star.

Dakwaan yang ditujuan kepada Harun Yahya tersebut di antaranya adalah, penganiayaan anak, pemimpin geng, pemerkosaan, pemerasan, penipuan, spionase politik dan militer, serta penyiksaan.

Baca juga: Negara Timor Leste Terbukti Tak Bisa Lepas dari Bayang-bayang Revolusi Portugal, Ini Faktanya

Baca juga: Israel Serang Gudang Senjata Iran di Awal Tahun, Teheran Siapkan Balasan, Ini Perbandingan Militer

Baca juga: Anak Jokowi Tak Dapat Giliran Vaksin, Gibran Malah Bilang Begini: Tidak, Terima Kasih, Maksudnya?

Menurut 24h.com.vn, pada Selasa (12/1/21), Harun Yahya menolak untuk mengakui kesalahannya, dan dijatuhi hukuman 1.075 tahun penjara.

Harun Yahya mengakui dirinya sebagai seorang muslim dan pemimpin sekte berisi wanita cantik.

Dia juga mengaku sebagai misionaris yang sering mengadakan, diskusi teologis, bersama dengan wanita-wanita cantik disekelilingnya.

Wanita-wanita itu memiliki wajah yang hampir sama dengan riasan tebal dan kerap muncul mendampinginya di stasiun TV.

Harun Yahya juga memiliki stasiun televisi miliknya sendiri yang menayangkan siaran tentang teologi dan menurut teori miliknya.

Sementara itu, kehidupan Harun Yahya yang dikelilingi wanita cantik membuatnya sering disorot dunia.

Halaman
123
Editor: maria anitoda
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved