Jumat, 24 April 2026

Siswa di Sikka Belum KBM Tatap Muka, Ini Alasannya

surat agar KBM tatap muka jangan dilaksanakan sampai melihat perkembangan penanganan Covid-19.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga Sikka, Mayella Da Cunha 

Siswa di Sikka Belum KBM Tatap Muka, Ini Alasannya

POS-KUPANG.COM | MAUMERE--Proses KBM tatap muka bagi siswa TK, SD dan SMP di Kabupaten Sikka belum dilaksanakan sampai sekarang.

Pasalnya, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PKO) Sikka telah menggelar rapat bersama pengawas dan pembina meminta Bupati Sikka menunda KBM karena masih meningkatnya wabah corona.

Dinas juga telah mengeluarkan surat agar KBM tatap muka jangan dilaksanakan sampai melihat perkembangan penanganan Covid-19.

Kadis PKO Sikka, Mayella da Cunha kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Senin (11/1/2021) pagi menjelaskan, pihaknya sudah meminta para kepala sekolah baik TK, SD dan SMP menunda pelaksanaan KBM tatap muka.

"Kami minta KBM tatap muka ditunda sampai tanggal 16 Januari 2021. Sampai menunggu perkembangan penanganan Covid-19. Kami juga sedang siapkan modul pembelajaran bagi siswa di Sikka kalau KBM tatap muka belum bisa dilaksanakan, " kata Kadis Mayella.

Ia mengatakan, pihaknya tetap meminta para orangtua dan para guru tetap tenang dan waspada serta tetap memperhatikan protocol kesehatan.

"Keputusan pelaksanaan KBM tatap muka perlu juga memperhatikan keselamatan siswa dan kesepakatan empat menteri, " ujar Kadis Mayella.

Ia mengatakan, awalnya pelaksanaan KBM juga melihat adanya edaran Bupati Sikka tentang pembatasan kegiatan masyarakat dari tanggal 27 Desember 2020 sampai tanggal 9 Januari 2021.

Baca juga: Mulai Tanggal 11 -31 Januari Aktivitas Warga Sikka Sampai Jam 10 Malam Saja

Baca juga: Penghuni Kongregasi Suster-Suster Fransiskan Terpapar, BPBD Sikka Beri Bantuan

Baca juga: Danramil Alok Minta Anggota Konsisten Penegakkan Prokes dan Waspda DBD

"Kami tidak akan gegabah dalam memutuskan pelaksanaan KBM. Semua harus melalui kajian dan diskusi bersama karena keselamatan dan kesehatan siswa harus diutamakan, " papar Kadis Mayella.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninus)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved