Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Dikira Jadi Korban Pesawat Sriwijaya Air Ternyata Paulus Yulius Kollo Masih Hidup, Kini di Pontianak
Yulius mengatakan dirinya sudah mendengar kabar tentang pesawat hilang kontak tersebut, dari pelabuhan, masih dekat dengan kapal laut.
Dikira Jadi Korban Pesawat Sriwijaya Air Ternyata Paulus Yulius Kollo Masih Hidup, Kini di Pontianak
POS-KUPANG.COM, PONTIANAK -- Aneh Bin Ajaib. Itulah hal yang terjadi pada pria bernama Paulus Yulius Kolo (24).
Pria asal NTT (Nusa Tenggara Timur) ini dikira telah menjadi korban dalam kasus kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, rute Jakarta-Pontianak.
Keluarga pun telah menangisi korban, padahal, pria asal Kupang, NTT ini batal naik pesawat nahas tersebut.
Yulius mengisahkan pengalamannya itu ketika disebut sebagai penumpang pesawat Sriwijaya Air tersebut.
Yulius mengatakan dirinya sudah mendengar kabar tentang pesawat hilang kontak tersebut, dari pelabuhan, masih dekat dengan kapal laut.
Mendapat kabar dari bos dan keluarga, bahwa terjadi musibah pesawat hilang kontak pada tanggal 9 Januari 2021.
"Keluarga sempat khawatir dengan adanya kejadian tersebut," katanya.
Waktu kami membatalkan tiket penerbangan tidak memberikan informasi kepada pihak maskapai Sriwijaya Air.
Setahu orang-orang kami menaiki pesawat padahal kami sudah beralih menggunakan kapal laut.
Jadi, tiket kami juga aktif di pihak maskapai Sriwijaya Air," tutur Yulius.
Kemudian, orang tuanya menunggu kabar dari tanggal 9 malam sampai tanggal 10 pagi karena nama Yulius paling atas di daftar manifest.
Setelah sampai di dekat pelabuhan, ia mencoba menghubungi orang tua dan keluarganya.
"Orang tua saya menangis, mengira bahwa saya sudah kenapa-kenapa. Semua jalan Tuhan saya bisa selamat dan memang nasib saya beserta teman saya," tambahnya.
Selain itu, jika Yulius memang memaksakan untuk tes Swab PCR, ia tidak tahu lagi akan duduk disini lagi atau sudah di tempat yang lain," pungkasnya.