Pater Yosef Meda SVD Gelar Misa Perdananya di Gereja Paroki Mater Dolorosa Mangulewa-Ngada
Imam baru yang ditabiskan di Australia beberapa waktu yang lalu, Pater Yosef Meda, SVD menggelar Misa Perdana
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BAJAWA-Imam baru yang ditabiskan di Australia beberapa waktu yang lalu, Pater Yosef Meda, SVD menggelar Misa Perdana di parokil asalnya yakni Gereja Paroki Mater Dolorosa Mangulewa, Kabupaten Ngada, Senin (11/1/2021).
Pantauan Pos Kupang, pelaksanaan perayaan misa perdana tersebut dipimpin oleh para imam konselebran. Perayaan misa tersebut sangat ketat dengan penerapan protokol kesehatan covid-19, dimana sebelum masuk ke dalam gereja, para umat harus mencuci tangan dengan hand sanitizer terlebih dahulu.
Selesai mencuci tangan, para umat juga diminta untuk mengukur suhu tubuh. Setelah itu para petugas mempersilahkan umat masuk ke dalam gereja.
Baca juga: Kadis Kesehatan Sumba Barat Belum Tahu Vaksin Covid-19 Tiba, Terus Koordinasi Dinkes NTT
Dalam khotbahnya, Pater Huber Muda, SVD mengatakan bahwa, motto imamat yang diusung oleh Pater Yos Meda yakni "Tinggallah Bersama Kami (Luk 24:29)" adalah sebuah motto yang tidak hanya menjelaskan terkait dengan narasi kemanusian. Motto tersebut tepat dengan advokasi kemanusiaan yang dilakukan oleh Pater Yos Meda.
Menurutnya, motto tersebut bercitra konvensional yang dipakai oleh dua murid yang mengajak Yesus untuk tinggal bersama-sama dengan mereka. Motto tersebut dapat menggugah sekaligus menggugat ziara imamat Pater Yos Meda.
Baca juga: Dandim Sumba Timur Wajibkan Jajarannya Rapid Test Antigen Jika Pergi atau Pulang dari Luar NTT
"Hari sudah malam akan merupakan tanda-tanda zaman yang akan dihadapi dalam ziara imamatnya di hari-hari yang akan datang, baik dalam negeri maupun di luar negeri di mancanegara termasuk di Ghana di Afrika yang akan menjadi tempat pelayanannya sesudah pentabisannya," ungkapnya.
Pater Huber mengatakan, hari sudah malam akan tampil mungkin sebagai fenomena zaman now. Hari sudah malam ini mungkin juga akan tampil sebagai lubang-lubang hitam kebudayaan. Hari sudah malam mungkin juga akan tampil sebagai kegelisahan milenial yang menjadi arena pelayanan pastoral nya di hari-hari yang akan datang.
"Motto Imamat ini juga akan menaruh secara terang benderang bagi Pater Yos Meda SVD. Motto ini akan menciptakan bagi dia dari hari ke hari luka-luka identitasnya sebagai imam Tuhan, karena jalan ini ambilnya adalah pelayanan belas kasih," ujarnya.
Dalam ziarah imamatnya, ungkap Pater Huber, Pater Yos tidak perlu mempersenjatai dirinya dengan mitos-mitos tradisional. Dia hanya perlu bergerak maju sejalan dengan gerakan Yesus Kristus.
"Pater Yos juga akan turut membongkar tembok-tembok pemisah. Tinggal lah bersama kami pada orang belum kenal, orang yang belum tahu, dan akan membuka pintu lebar-lebar bagi siapa saja ketika hari sudah malam," terangnya.
Sementara itu, perwakilan dari Keluarga Pater Yos Woda, Andreas Dhena mengucapkan, terima kasih kepada donatur dan semua pihak yang dengan cara dan perannya masing-masing telah terlibat dalam kepanitiaan pada acara misa perdana dan syukuran ini.
Dijelaskannya, segala bentuk partisipasi pemikiran dan kerja keras demi terlaksananya acara ini sungguh telah menjadi doa dan wujud keikhlasan hati semua pihak dalam mempersembahkan anak Yosef Meda ke hadapan Allah untuk menjadi imam dan abdi Allah selamanya.
"Orangtua dan keluarga juga menghaturkan terima kasih kepada komunitas SVD yang telah menjadi rumah bagi putra kami di sana, dengan sabda ilahi, dari sana menimba kasih dan sukacita untuk selanjutnya diwartakan kepada dunia," ungkapnya.
Menurut Andreas, keluarga besar serta seluruh umat beriman sangat bangga dan berterima kasih yang sebesar-besarnya atas keputusan dan kesediaan Pater Yos Woda untuk menyerahkan diri seutuhnya untuk menjadi imam dan abdi Allah serta menjadi alatnya Tuhan dalam rencana dan tata keselamatan ilahi.
"Bapak dan mama siap bersama seluruh keluarga besar tetap akan mendoakanmu dalam perjalanan imamatmu karena kau tetap menjadi anak kami walaupun kau bukan lagi milik kami," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pater-yosef-meda-svd-gelar-misa-perdananya-di-gereja-paroki-mater-dolorosa-mangulewa-ngada.jpg)