Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Sriwijaya Air yang Diduga Jatuh Angkut Warga Ende

atu dari 62 penumpang dan kru yang ada di dalam Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak, adalah warga Kabupaten Ende, NTT

Editor: Kanis Jehola
(Flightradar24)
Sriwijaya Air penerbangan SJ182 dilaporkan hilang kontak Sabtu (9/1/2021). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Satu dari 62 penumpang dan kru yang ada di dalam Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak, adalah warga Kabupaten Ende, NTT. Ia adalah Felix Wenggo. Oarngtua Felix pun tak kuasa menahan kesedihan.

SJ182 hilang kontak di Kepulauan Seribu, 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (9/1) pukul 14.30 WIB. Pesawat seharusnya tiba pukul 15.15 WIB di Bandara Soepadio, Pontianak. Situs FlightRadar24 menyebut pesawat kehilangan ketinggian 10 ribu kaki hanya dalam 1 menit.

Pesawat sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki. Mendadak, ketinggian berubah menjadi 8.950 kaki, turun ke 5.400 kaki, hingga terakhir terpantau di 250 kaki. Setelah itu, pesawat hilang kontak. Pesawat jenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC ini pun dipastikan jatuh. "Ya dekat Pulau Laki," ucap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Baca juga: Warga Terseret Banjir di Sumba Timur - Ini Keterangan Sejumlah Saksi di Lokasi Kejadian

Budi Karya mengatakan, ada tujuh anak-anak dan tiga bayi dalam pesawat nahas tersebut. "Total penumpang 50 orang, bersama 12 kru yang terdiri dari 43 dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi," kata Budi Karya seperti dilansir Kompas TV.

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, menuturkan nelayan Kepulauan Seribu, melihat ada pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki. Ia menerima informasi itu sekitar pukul 14.30 WIB. Juanedi mengatakan pesawat jatuh dan meledak. "Infonya ada (pesawat) yang jatuh, meledak di Pulau Laki," ujar Junaedi.

Baca juga: ASN di Manggarai Timur Positif Covid-19

Junaedi menjelaskan Pulau Laki berada di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Tidung. Pulau Laki merupakan tempat tidak berpenghuni. Seorang warga Pulau Lancang, Naki, mengaku mendengar suara dentuman yang diduga suara jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Jatuhnya itu jauh juga tuh. Jarak satu jam. Tapi benturannya sampai kedengeran ke Pulau Lancang. Saya dengar langsung. Banyak warga juga pada ngomong suara apa itu tadi. Enggak tahunya ada pesawat jatuh," kata Naki.

Hilang Ketinggian

Tim SAR gabungan yang mendapat informasi hilangnya SJ182 langsung melakukan pencarian. Hasilnya, hingga Sabtu malam sejumlah bagian pesawat ditemukan. Termasuk benda diduga seluncur darurat.

"Kita berada di atas KN Trisula. Kita menemukan benda ini. Kemungkinan ini merupakan tangga darurat pada saat pintu pesawat. Benda ini ditemukan pada pukul 19.45 WIB," kata Nakhoda Kapal Patroli KPLP KN Trisula dari Pangkalan PLP Tanjung Priok Kapten Eko Surya Hadi.

Eko menyebut benda diduga tangga darurat itu ditemukan di wilayah perairan Pulau Lancang. Selain benda diduga tangga darurat pesawat, tim SAR juga menemukan sejumlah serpihan lain.

Manajer Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar, mengungkapkan
SJ182 hilang kontak. "Hilang kontak di sekitar Tanjung Pasir Pulau Lancang gitu-lah," kata Haerul Anwar.

SJ 182 lepas landas dari Soekarno-Hatta pukul 14.36. Pesawat terakhir berada di atas Laut Jawa, tepatnya di sisi utara Pulau Jawa. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tidak bisa mengkontak krew pesawat.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan pihaknya terakhir kontak dengan pesawat sekitar pukul 14.40. Saat ini juga Kemenhub melaporkan target pesawat Sriwijaya Air tidak bergerak ke arah 0,75 derajat, melainkan ke arah Barat Laut.

Saat ini ATC diminta untuk melaporkan arah pesawat. Namun tidak lama kemudian dalam hitungan detik, pesawat SJ 182 hilang dari radar. Tak hanya itu, Situs FlightRadar24 menyebut pesawat juga kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit setelah empat menit terbang. "Penerbangan Sriwijaya Air # SJ182 kehilangan ketinggian lebih dari 10 ribu kaki dalam 1 menit, sekitar 4 menit setelah keberangkatan dari Jakarta," tulis FlightRadar24 dalam akun twitternya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved